Ratusan Santri Ponpes Al Mutawally Tebar Seribu Bunga

CILIMUS (MASS) – 1 Muharam atau yang merupakan bulan pertama dalam kalender Islam sudah sepatutnya disambut dengan sukacita. Selain karena sebagai Tahun Baru bagi umat Islam, juga karena bulan ini dianggap bulan suci yang kedua setelah bulan Ramadhan dalam kalender Hijriyah.

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H yang jatuh pada tanggal 11 September 2018 kerap disosialisasikan oleh umat Islam khusunya santri Al Mutawally. Beragam cara untuk menyosialisasikannya seperti menggelar pawai, mengadakan acara dzikir bersama dan juga bagi-bagi bunga.

Ratusan santri Ponpes KMA Al Mutawally yang dikordinir oleh Organisasi Santri Pelajar Al Mutawally (OSPAMA), melakukan aksi Tebar 1.000 Bunga di sepanjang jalan dari mulai Desa Bandorasa sampai Taman Cilimus, selasa (11/9/2018).

Menurut Wadir 2 Hj Aan Nurul Jannah M.Pd.I, aksi ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi santri dalam menyambut Tahun Baru Islam.

“Bukan hanya tahun baru Masehi saja yang kita rayakan tetapi patut juga tahun baru Islam harus dirayakan bahkan harus lebih meriah dari tahun baru Masehi,” ujar Aan.

Aksi ini dikuti oleh 400 santri akhwat dan ikhwan Ponpes KMA Al Mutawally. Bahkan bukan hanya santri yang turun langsung ke jalan melainkan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, karyawan dan tim scuirity Ponpes KMA Al Mutawally.

“Seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, karyawan dan tim scuirity Ponpes KMA Al Mutawally ikut turun langsung untuk memeriahkan acara ini,” sebut Pembina OSPAMA M Didin Khoerudin S.Sos.

Sementara itu, salah satu orang tua santri Qosim Al Ghifari  mengaku senang dan menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, para santri bisa belajar banyak dari momen pergantian tahun Islam untuk menjadi yang lebih baik.

“Banyak nilai positif dari kegiatan ini. Anak-anak bisa bertambah kecintaan terhadap agamanya,” ungkap Qosim.

Aksi ini mendapat respon positif dari masyarakat. Sejak dari dimulainya aksi pada pukul 14.30 WIB, seribu bunga tersebut habis dalam kurun waktu kurang dari 1 jam. (deden/rl)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com