Ratusan Mahasiswa Ikuti Tes Kemampuan Bahasa Inggris

KUNINGAN (MASS) – Ratusan mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku) mengikuti “Test of Academic English Proficiency” atau yang lebih dikenal dengan nama “TAEP”. TAEP yang digelar oleh Pusat Bahasa Uniku bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini berlangsung di Gedung Student Center Iman Hidayat Universitas Kuningan, Sabtu (7/12/2019).

Kepala Pusat Bahasa Uniku yang sekaligus merupakan Ketua Pelaksana TAEP, Marwito Wihadi mengungkapkan TAEP merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang mana sertifikatnya berlaku nasional dan internasional.

“TAEP adalah tes kemampuan bahasa Inggris yang sertifikatnya berlaku nasional dan internasional, seperti negara Australia dan negara-negara di eropa, dan memiliki masa validitas selama 2 tahun. TAEP yang diselenggarakan hari ini merupakan salah satu bentuk realisasi kerjasama antara Uniku dengan Universitas Muhammadiyah Malang,” ungkapnya.

Selanjutnya, Marwito mengatakan sertifikat TAEP dapat digunakan sebagai syarat kelulusan mahasiswa, pengajuan beasiswa, maupun pendaftaran CPNS.

“Sertifikat TAEP diantaranya dapat digunakan sebagai syarat kelulusan mahasiswa dan pengajuan beasiswa bagi mahasiswa, sedangkan untuk umum dapat digunakan sebagai salah satu syarat pendaftaran CPNS,” ujarnya.

Lebih jauh, dirinya menyampaikan TAEP kali ini diikuti oleh 789 peserta yang berasal dari 5 Fakultas di Uniku dan Sekolah Pascasarjana, serta dari kalangan umum.

“Adapun peserta TAEP kali ini yaitu berjumlah 789, yang terdiri dari 3 mahasiswa Pascasarjana, 109 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, 417 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 252 mahasiswa Fakultas Ekonomi, 3 mahasiswa Fakultas Hukum, 1 mahasiswa Fakultas Kehutanan, dan 4 orang umum,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Uniku, Ilham Adhya, SHut MSi menyampaikan TAEP akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa karena mampu mengetahui sekaligus mengasah keterampilan berbahasa Inggris yang dimiliki.

“Tahun ini, Uniku  mendapat dana hibah Program Transfer Kredit Luar Negeri Belmawa dan sudah mengirimkan 2 mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan selama 1 semester di Thailand dan 1 mahasiswa di Malaysia,” ujarnya.

Diterangkan, salah satu kemampuan yang harus dimiliki untuk mengikuti program transfer kredit ini tentunya adalah kemampuan berbahasa Inggris. Karenanya, melalui TAEP ini, para mahasiswa akan mampu mengetahui sejauh mana kemampuan berbahasa Inggrisnya dan sekaligus melatih keterampilan berbahasa Inggris yang dimiliki.

Ia berharap kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta. Manfaatkanlah kegiatan ini dengan sebaik-baiknya agar  semua mendapatkan hasil yang maksimal. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com