Lebaksiuh launching Rumah Belajar Masyarakat

KUNINGAN (MASS) – Inovasi dan kreatifitas karang taruna desa lebaksiuh dalam rangka memajukan desanya sepertinya tak ada hentinya. Kali ini terkait dengan pendidikan yaitu dimulainya rumah belajar masyarakatnya yang menyasar anak usia sekolah dasar dan SLTP.

Bertempat di Baledesa Lebaksiuh, Minggu ratusan anak usia sekolah dasar dan SLTP mulai pagi sudah memadati ruang aula dengan membawa alat tulis dan tas sekolah laiknya kegiatan belajar namun mereka tak mengenakan seragam sekolah.

“Ini salah satu pilot project kami di awal tahun 2020, terinspirasi dari fenomena masyarakat. Pertama, kami sering mendapat keluhan dari orang tua terkait pekerjaan rumah (baca : PR) anak-anaknya yang dianggap memberatkan karena keterbatasan kemampuan orang tua. Kedua, bergesernya pola tingkah laku anak anak desa kami menjadi individualisme salah satunya karena pengaruh gadget. mereka berkelompok tapi tidak berkomunikasi satu sama lain,” tutur Abdul Muhyi,SHI. MA Ketua karang taruna kencana Lebaksiuh didampingi wakil ketua karang taruna Dadan Rahmat Sudansyah.

Dengan kedua fenomena itu, pihaknya mencoba membuat sebuah solusi agar anak – anak mendapatkan rumah baru tempat mereka belajar, mendapat bimbingan dengan metode dan suasana yang lebih segar. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, terjadinya interaksi antar mereka secara langsung dengan tidak dibayangi pengaruh gadget. Disisi lain kami dikarang taruna memiliki SDM yang variatif dengan cara kami mengekspolre segala kemampuan untuk anak-anak baik yang berkaitan dengan aspek pengetahuan maupun keterampilan.

“Dengan menggunakan formulasi efektif, aplikatif dan rekreatif mudah-mudahan bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk anak anak,” pungkas amuy sapaan akrab abdul muhyi.

Sementara itu May Maryati Rahman dan selaku koordinator kegiatan memaparkan kegiatan tersebut akan dilaksanakan setiap hari minggu dari mulai jam 10.00 pagi sampai 13. 00,siang dengan materi: bimbingan belajar, keterampilan bahasa daerah dan asing, IT, sejarah desa, Pengembangan seni tari, seni peran, digitalisasi, pengetahuan pertanian, fotografi dan permainan tradisional. Disela sela kegiatan akan diisi dengan kegiatan ice breaking, tadabur alam bahkan akan kami tampilkan sulap agar kegiatan tidak jenuh.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut kepala desa lebaksiuh Anah Juhanah, S. Pd beserta seluruh pemerintahan desa, Ketua BPD, Ketua LPM, Ketua MUI, PKK tokoh masyarakat dan ratusan anak usia sekolah dasar dan SLTP. Serta jajaran pengurus karangtaruna. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com