Jangan Lupakan Tugas Sebagai Mahasiswa

KUNINGAN (MASS)- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Batalyon IX Sunan Gunung Djati Cirebon Kompi Universitas Kuningan (Uniku), menggelar upacara pembaretan anggota baru di Lapangan Rektorat Kampus I Universitas Kuningan (Uniku), Senin (31/12/2018).

Menurut Inspektur upacara yang juga Rektor Uniku Dr Dikdik Harjadi, latihan yang telah diikuti harus bisa menumbuhkan jiwa kedisiplinan dalam setiap diri anggota Resimen Mahasiswa (Menwa).

“Saya ucapkan selamat datang kembali ke kampus kita tercinta kepada tujuh anggota baru Menwa yang baru saja mengikuti Diksar di Bandung. Menjadi Menwa, harus bisa menjadi contoh yang baik bagi mahasiswa dan mahasiswi Uniku lainnya dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab untuk memotivasi tugasnya sebagai mahasiswa,” ujarnya.

Regenerasi dalam sebuah organisasi itu harus ada. Karena maju mundurnya sebuah organisasi itu bisa dilihat dari adanya estapet regenerasi kepemimpinan organisasi.

“Alhamdulillah, Menwa Uniku tetap menjaga eksitensinya dengan selalu melakukan regenerasi estapet kepemimpinannya dengan baik, dengan adanya kader-kader baru yang bisa melanjutkan proses perjuangan dari sebuah organisasi tersebut,” jelasnya.

Diakhir amanatnya, Dikdik itu, berpesan, agar Resimen mahasiswa harus dapat menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air melalui kegiatan-kegiatan bela negara.

“Menwa harus dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui kegiatan-kegiatan bela negara,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Kuningan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan Dr Dian Rahmat Yanuar mengucapkan selamat kepada anggota baru Menwa. Ia juga menyambut baik serta mengapresiasi kepada segenap jajaran Menwa Batlyon IX Gunung Jati Kompi Uniku atas terselenggaranya kegiatan pembaretan bagi anggota baru Menwa tersebut.

“Ini merupakan satu momen yang sangat berharga bagi keberlangsungan Menwa Mahawarman khususnya Kompi Uniku.Semoga segenap usaha luhur yang kita lakukan mendapat bimbingan, perlindungan serta ridho Allah SWT,” imbuhnya.

Menurutnya, Menwa perlu menyamakan persepsi bahwa Menwa adalah organisasi non struktural. Setiap anggota jangan mengharapkan honor atau gaji karena negara tidak menyediakannya.

“Menwa adalah organisasi non politik. Setiap anggota Menwa jangan terlibat politik praktis. Jangan ke mana-mana, tapi harus ada di mana-mana,” jelasnya.

Bupati berharap Menwa menjadi sebagai pemersatu, karena semangat Menwa sangat idealis. Namun, selama aktif di Menwa harus tetap fokus terhadap tugas sebagai Mahasiswa.

“Ini merupakan satu momen yang sangat berharga bagi keberlangsungan Menwa Mahawarman terkhusus bagi kompi Uniku,” tuturnya.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com