Era JKN, BPJS Wajib Menjamin Ketersediaan Obat

KUNINGAN (MASS) – Mengawali kuliah perdana pada semester genap, STIKes Muhammadiyah Kuningan menggelar kuliah umum, Senin (18/2/2019). Kuliah umum dilaksanakan di Aula Lantai 3 Kampus STIKes Muhammadiyah Kuningan, Jl. Raya Pangeran Adipati No. D4 Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur.

Kuliah umum yang diikuti oleh seluruh mahasiswa STIKes MK diisi oleh Kepala BPJS Kuningan Retna Wahyuni SF Apt dan Dinas Kesehatan yang diwakili Kabid Pelayanan dan SDK Ferry Aguspriana SSi Apt MHKes.

Ketua STIKes Muhammadiyah Kuningan Wawang Anwarudin MSc Apt mengatakan, dalam era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), fasilitas pelayanan kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS wajib menjamin ketersediaan dan pelayanan obat yang dibutuhkan sesuai dengan indikasi medis.

“Oleh karena itu, kami memandang perlu untuk memberikan pembekalan mengenai itu kepada mahasiswa D3 dan S1 farmasi STIKes MK,. Dimana lulusannya akan bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kefarmasian,” jelas Wawang.

Kuliah umum ini, lanjut Wawang, diberikan untuk memberikan penguatan ilmu pengetahuan dan menambah wawasan keilmuan mahasiswa. Keilmuan tentang tata kelola obat publik dan pembekalan kesehatan disampaikan oleh Dinkes Kuningan, dan peran farmasis dalam JKN disampaikan oleh Kepala BPJS Kuningan.

Wakil Ketua I Imas Maesaroh MFarm Apt menambahkan, kuliah umum merupakan agenda akademik yang rutin dilaksanakan setiap awal semester. “Narasumber pada kuliah umum kami datangkan dari praktisi yang ahli dibidangnya. Hal tersebut untuk memperkuat dan menambah wawasan mahasiswa dengan mendengarkan langsung,” tambah Imas.

Imas melanjutkan, di era JKN, farmasis harus mengetahui bagaimana tata kelola obat publik dan pembekalan kesehatan. Oleh karena itu, STIKes MK mendatangkan dari Dinkes dan BPJS. (ali)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com