Enam Mahasiswa Kuningan ke Thailand

KUNINGAN (MASS)_  Sebanyak enam mahasiswa  terbaik dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan  pergi ke Thailand Selatan. Mereka dilepas  oleh Rektor Uniku Dr Dikdik Harjadi,SE MSi untuk mengikuti kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL).

Proses pelepasan keenam mahasiswa dan mahasiswi Prodi PBI FKIP Uniku itu, berlangsung di Ruang Rapat Gedung Rektorat Universitas Kuningan (Uniku), Sabtu (3/11/2018). dan Disaksikan oleh mahasiswa lainnnya dan juga para orang tua enam mahasiswa.

Evan Rinovyan Warsito perwakilan salah satu mahasiswa yang dikirim untuk mengikuti PPL di Thailand Selatan, mengatakan, dirinya sendiri mengaku senang dan bangga atas kepercayaan yang diberikan Uniku kepada dirinya beserta lima (5) orang temannya. Ini akan menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan hidupnya.

“Ini kesempatan yang sangat baik dan langka sekali. Tidak semua mahasiswa  Uniku memiliki kesempatan tersebut. Untuk itu, dirinya beserta lima  orang temannya berjanji akan memberikan yang terbaik ketika disana. Terimakasih Rektor Uniku atas kesempatan yang telah diberikan kepada dirinya beserta lima (5) orang temannya itu,” tuturnya.

Sedangkan, Dadang Supriyadi selaku perwakilan orang tua wali yang mahasiswanya dikirim untuk mengikuti PPL di Thailand Selatan itu, mengatakan, dirinya beserta kelima orang tua wali, mengucapkan, banyak terimakasih kepada Uniku atas kepercayaan yang diberikan kepada anaknya untuk mengikuti kegiatan PPL di luar negeri.

“Ini merupakan suatu kesempatan yang sangat baik dan berharga sekali buat anak saya khusunya dan umumnya bagi keluarga saya. Saya bangga dan bersyukur sekali anak saya bisa terpilih untuk mewakili Uniku dalam program PPL ke luar negeri,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Uniku Dikdik Harjadi,  mengucapkan terimakasih kepada orang tua wali mahasiswai Uniku yang telah memberikan izin kepada anaknya untuk mengikuti PPL di luar negeri. Program PPL di luar negeri selama lima  bulan kedepan (5 November 2018 – 5 April 2019).

Dosen yang dikenal sebai pendukung fanatik Persib Bandung itu, menjelaskan, bahwa kegiatan PPL di Thailand Selatan itu merupakan salah satu wujud realisasi implementasi dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Uniku dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di Thailand Selatan.

“Selain pertukaran mahasiswa, program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) ini juga, merupakan salah satu kerjasama yang sudah disepakati bersama. Mereka akan berbaur dengan mahasiswa dan mahasiswi dari beberapa perguruan tinggi lainnya yang ada di Indonesia, yang sudah melakukan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Thailand Selatan,” jelasnya.

Dari Uniku yang dikirim untuk mengikuti kegiatan PPL di luar negeri tersebut diantaranya Evan Rinovyan Warsito akan ditempatkan di Songsirmwittayamulnithi School Hadyai Songkla. Lalu, Neng Fitria Norida di Warraphat School Soi Phatatanoutid Hadyai Songkla dan Fitri Cahyani di Srinakarinwittayanukroh School Klongsai Nathawee Songkla.

“Sedangkan, tiga  lagi yaitu Tamara Nur Arofah di Prateepsat Ismail Memorial School Thasala Nakhonsithammarat, Faatin Yusri Naaima akan ditempatkan di Mahad Islam School Thasala Nakhonsithammarat dan yang terakhir akan ditempatkan di Prateeptham Foundation Laemsak Aoluk Krabi saudari Rere Kirana Danarjati,” ujarnya.

Ditambahkannya, melalui program PPL ini, mahasiswa  Uniku bisa merasakan iklim akademik yang berbeda serta nantinya bisa menularkan pengalamannya akademiknya itu kepada mahasiswa dan mahasiswi Uniku lainnya.

“Pengalaman ini tentunya akan sangat berharga sekali bagi keenam mahasiswa dan mahasiswi Uniku yang akan mengikuti PPL di luar negeri. Untuk tahap awal ini, baru enam mahasiswa yang dikirim. Kedepan, dirinya berkeinginan dan berharap agar bisa menambah kuantitas jumlah mahasiswa dan mahasiswi yang dikirimnya serta jumlah Prodinya juga lebih banyak lagi,” harapnya.

Dari kegiatan ini, akan banyak didapat pengalaman akademik selama di Thailand Selatan sehingga nantinya akan berdampak luas pada peningkatan intelektualisme mahasiswa dan mahasiswi serta dapat membangun jejaring internasional khususnya di kawasan Asia Tenggara.

“Bagi mahasiswa, akan banyak nilai tambah dari kegiatan tersebut. Kemampuan bahasa inggris dan kualitas akademik mereka juga bakalan bertambah, jejaring internasional pun bisa terjalin pada saat usia masih muda belia,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, dirinya berpesan kepada keenam mahasiswa agar nanti ketika lagi disana, bisa menjaga diri, menjaga kesehatan dan yang paling utama adalah menjaga nama baik negara dan bangsa serta almamater Universitas Kuningan.

“Disana yang mayoritas muslim, tak usah khawatir terkait makanan. Saya hanya bisa berdoa dan berpesan, untuk dapat menjaga nama baik almamater Uniku, bangsa dan negara. Bisa menjaga nama baik, keluarga, diri sendiri dan kesehatan pada saat tinggal lima  bulan disana,” pesannya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com