Difasilitasi SMK Pertiwi, 1.200 Pencaker Ikuti Tes di PT Yamaha

KUNINGAN (MASS) – SMK Pertiwi Kuningan melalui Bursa Kerja Khusus SMK Pertiwi, Rabu (28/8/2009) melakukan rekrutmen tenaga kerja PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing di Aula SMK tersebut. Total ada 1.200 peserta yang mengikuti tes.

Menurut Kepala SMK Pertiwi Kuningan Dea Ariana Vamitrianto SE MM yang didampingi Ketua Pantia Darajat Subagja, 1.200 peserta tes bersasal dari daerah yang berada di wilayah 3 Cirebon. Bahkan, dari daerah Tasikmalaya pun ikut hadir.

“Ini langkah nyata yang dilakukan oleh SMK Pertiwi dalam mengurangi pengangguran. Bukan hanya para alumni tapi lulusan dari sekolah lain. Dari 1.200 peserta hampir 70 persen dari luar dan 30 persen alumni,” ujar Dea.

Ia menyebutkan, jumlah peserta yang mengikuti tes semua bisa masuk asal memenuhi standar yang ditetapkan oleh pihak Yamaha. Mereka semua kebanyakan adalah alumni lulusan 98 ke atas. Untuk tinggi badan pun minimal harus 164 CM.

Untuk SMK Pertiwi sendiri rektrutmen khusus sudah dilakukan pada bulan April. SMK Pertiwi sendiri merupakan SMK Binaan Yamaha Grade A yang selalu konsisten melaksanaan peningkatan kualitas khususnya di Jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor,

“Tanpa pihak ketiga dan tidak di pungut biaya. Perekrutan di Yamaha ini sudah berjalan rutin per 4 bulan sekali. Ini bukti kami yang mempunyai target 80 persen alumni tersalurkan, 10 persen melanjutkan dan 10 persen mandiri,” sebutnya yang menjelasankan perekutan langsung oleh bagian HRD PT Yamaha.

Terpisah, HRD PT Yamaha  Indonesia Motor Manufacturing Didin Safaat menjelasakan, mengenai profil PT Yamaha terutama pabrik yang berada di Jakarta dan juga Karawang. Peserta tes pun diberikan informasi mengenai gaji dan fasiltas yang akan diterima oleh karyawan.

“Maanfaatkan kesempatan emas ini tidak bisa menentukan masa depan. Setiap tahun Yamaha merekut karyawan secara besar-besaran,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Sekolah Ibnu Sina Rajagaliuh, Asep mengatakan, adanya rekrutmen yang dilakukan oleh SMK Pertiwi membuat alumninya terbantu. Sebab, tidak semua SMK bisa melakukan tes seperti ini.

“Terima kasih SMK Pertiwi yang sudah memafisilitasi alumni semua SMK atau SMA yang ada di di wilayah 3 Cirebon,” jelasnya.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com