Diet Gadget Untuk Anak

KUNINGAN (MASS) – Perkembangan teknologi, salah satunya gadget, perlu perhatian khusus untuk orang tua. Pasalnya, anak-anak saat ini lebih cenderung ingin bermain dengan gadgetnya ketimbang bermain dengan teman sejawatnya. Jika dibiarkan, hal itu akan menjadi pengaruh negatif bagi perkembangan anaknya.

Menyikapi hal itu, SIP (Sekolah Islam Plus) Baitussalam menggelar seminar parenting dengan tema ‘Diet gadget untuk anak’, Sabtu (9/2/2019). Seminar yang dilaksanakan di RM Lembah Ciremai itu diikuti oleh seluruh orang tua siswa, baik SDIP (Sekolah Dasar Islam Plus) maupun TKIP (Taman Kanak-kanak Islam Plus).

Pemateri seminar parenting, Eva Gustiana MPsi Psikolog mengatakan, konsumsi gadget yang berlebihan akan memberikan dampak yang buruk bagi anak. Dampak gadget terhadap anak yaitu penurunan perkembangan otak, radiasi, merusak penglihatan, dan obesitas.

“Ketika anak sudah kecanduan gadget, maka kemampuan interaksi sosial pun berkurang sehingga anak kurang minat bermain di alam terbuka. Selain itu juga, prilaku anak akan cenderung temperamental,” terang Eva.

Menurut para ahli, lanjut Eva, orang tua diperbolehkan memberikan gadget pada anaknya di usia 13-14 tahun. Jika sudah terlanjut diberikan, solusinya adalah batasi penggunaannya dengan memberi jadwal, tidak memberi akses penuh, tetapkan wilayah bebas gadget, berikan contoh yang baik dan konsisten.

Sementara itu, Kepala SDIP Baitussalam Dede Rohaedi SPdI mengatakan, tujuan seminar parenting ini untuk menyelaraskan visi misi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendidik anak.

“Lingkup pembelajaran anak-anak tidak sepenuhnya dilaksanakan di Sekolah. Saat di rumah, perlu ada pengawasan orang tua. Dengan hadirnya Bapak/Ibu pada acara seminar parenting ini, merupakan tanda kesiapan Bapak/Ibu bekerja sama dengan kami dalam mendidik anak-anak kita semua,” jelas Dede, mewakili keluarga SIP Baitussalam.

Dede berharap, semoga dengan diadakannya seminar parenting ini bisa memaksimalkan dalam pola pendidikan anak-anak sehingga anak-anak bisa terdidik lebih baik dan sesuai harapan menjadi generasi penerus bangsa. (ali)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com