Dana Alokasi Khusus Pendidikan Rp28,6 Miliar, Mari Kita Awasi!

KUNINGAN (MASS) – Tahun 2019 Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan mendapatkan kucuran dana Rp28.617.441.000. Dana tersebut diperuntukan bagi pengelolaan sarana prasarana TK, SD SMP dan SLB yang ada di Kuningan.

Dari infromasi yangg dihimpun kuninganmass.com, DAK sebesar Rp28.617.441.000itu rincian adalah DAK SD Rp21.799.760.000, SMP 4.807.900.000, SKB 2.404.495.000 dan sisanya untuk TK. Bukan hanya untuk pembangunan ruang kelas, tapi juga  anggaran  untuk  perpustakaan dan rehab toilet.

Adapun acara sosilaiasi DAK kepada penerima dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan  di Hotel Ayong Jalan Linggarjati Desa Linggasana Kecamatan Cilimus pada  Jumat (22/3/2019). Acara itu diwakili Wakil Bupati Kuningan, M Ridho Suganda, mewakili Bupati Acep Purnama.

Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati M. Ridho Suganda, Bupati Acep mengatakan bersyukur karena pada tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten Kuningan menerima bantuan DAK dari Pemerintah RI.

“Dengan anggaran yang diterima saya berharap kondisi bangunan dan prasarana pendidikan yang lainnya akan lebih baik sehingga berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pembelajaran khususnya pada jenjang TK, SD, SMP dan SLB,” kata Bupati Acep   dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati M Ridho Suganda.

Bupati Acep berharap, sekolah penerima bantuan Dana Alokasi Khusus dialkoasikan sesuai dengan peruntukannya, dengan didukung administrasi tepat sasaran, hasil yang maksimal serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya tidak ingin mendengar ada upaya-upaya di luar ketentuan yang bisa memicu terjadinya permasalahan ,” tandasnya.

Bupati akan tegas memberi sanksi kepada mereka yang melakukan tindakan di luar ketentuan dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus. Untuk itu, maka jangan berani untuk melakukan tindakan melanggar.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Drs H Maman Hermansyah, MSi., mengatakan permasalahan yang sedang dihadapi saat ini diantaranya, banyak bangunan yang rusak, disamping kekurangan kelas serta fasilitas ruangan lainnya.

Dari data yang dimiliki kuninganmass.com, jumlah ruang kelas SD ada 4.794 ruang kelas. Yang kondisinya rusak adalah 2.027 dan kondisi baik 2.765. Sedangkan SMP ada 1.292 dan yang rusak 1.163 dan dan 129 kondisi baik. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com