Dalang Kuningan Manggung di Brebes

BREBES (MASS) – Dalam rangka penutupan KKN PDik STKIP Muhammadiyah Kuningan dan memperingati HUT RI ke-74, mahasiswa PBSD sekaligus dalang muda, Irwana PRG Sunarya menggelar pagelaran Wayang golek, Senin-Selasa (19-20/8/2019) di Alun-alun Kecamatan Salem.

KKN PDik berbasis etnografi diikuti sebanyak 150 orang yang tersebar di 12 desa se-kecamatan Salem. Selama 40 hari, mahasiswa dari 6 jurusan melaksanakan program kerja yang berkaitan dengan pendidikan dan kebudayaan.

Camat Salem Drs Ari Yuswanto MSi mengatakan, pada rangkaian HUT RI ke-74, selain tema utama SDM unggul Indonesia maju, Salem juga merealisasikan gerakan kembali bersekolah dan Lisa (Lihat sampah, Ambil). Hal tersebut diharapkan Salem menjadi kecamatan yang bersih dan SDM meningkat.

“Kegiatan kembali bersekolah didukung oleh kegiatan KKN STKIPMK yang linier fokus dibidang pendidikan. Terima kasih kepada STKIPMK. Penutupan dengan pagelaran wayang golek merupakan kegiatan mewah dan luar biasa karena wayang bagi masyarakat Salem merupakan hiburan rakyat,” ujarnya.

Bupati Brebes yang diwakili oleh Staff ahli bupati bidang hukum politik dan pemerintahan La Ode Vindar Aris Nugroho AP MSi menambahkan, dengan tema kemerdekaan sekaligus adanya mahasiswa yang melakukan KKN di Kecamatan Salem, berharap masyarakat Salem memiliki SDM yang unggul dan berdampak terhadap kemajuan Salem.

“Terima kasih kepada warga yang telah mensukseskan acara 17 Agustus-an dan mahasiswa yang telah melakukan KKN. Saya berharap Salem mempunyai SDM yang unggul yang berdampak terhadap kemajuan Salem sendiri umumnya kabupaten Brebes,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BAAK STKIPMK Nanan Abdul Manan MPd merasa bangga dengan dilaksanakannya KKN di Kecamatan Salem. Ia berharap KKN PDik berbasis etnografi bisa melanjutkan kerja samanya dan berdampak bagi Kecamatan Salem.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu. Hari ini, 150 mahasiswa pamit pulang ke Kuningan dan semuanya bangga bisa melaksanakan KKN di Salem, karena warganya sangat ramah dan guyub. Itu yang tidak bisa dilupakan,” ujarnya yang diiyakan Ketua LPKM Nunu Nurfirdaus MPd. (ali)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com