Curhatan Ortu Terkait Ada Permainan di PPDB

KUNINGAN (MASS) – Setiap ada Penerimaan Peserta Didik Baru selalu ada yang merasa menjadi korban, termasuk pada tahun ajaran 2020/2021.

Banyak orang tua siswa yang mengeluhkan terjadi permainan dalam penerimaan siswa, sehingga anak tidak lolos karena kalah oleh ‘titipan’.

“Anak saya daftar ke SMPN 1 Kuningan menggunakan jalur zonasi. Tapi ternyata tidak lolos, justru yang lolos lokasinya lebih jauh dari saya,” ujar salah satu orang tua yang meminta namanya dirahasiakan kepada kuninganmass.com, Kamis (25/6/2020).

Bukan itu saja, anaknya pun harus tersingkir karena ada beberapa orang tua yang memalsukan tempat tinggal, sehingga bisa masuk.

“Kuota zonasi itu 50 persen tapi yang lolos banyak yang dari luar zonasi. Bagi saya permainan ini tidak memberikan contoh  dan anak-anak dari awal sudah diajari dengan ketidakjujuran,” jelasnya.

Bagi dia, seharusnya untuk masuk ke sekolah itu jangan ada permainan atau menghalalkan berbagai cara. Biarlah anak berkompetisi.

“Hal-hal yang seperti ini tidak bisa dibiarkan, kalau kualitas pendidikan bagus tapi moralnya jelek mau jadi apa penerus kita nanti?,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 1 Kuningan Drs Wawan ketika hubungi mengaku, saat ini sudah ada di Bandung dan untuk pulang ke Kuningan sekitar 6 Juli. (agus)