Bantu Anak Yatim, Pemuda Muhammadiyah Minta Tim Medis Diperhatikan

KUNINGAN ( MASS) – Pembatasan aktivitas Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya menekan penyebaran virus Corona mulai berdampak serius terhadap aspek kehidupan di Kabupaten Kuningan,

Aktivitas Sosial dan ekonomi yang semakin dibatasi menambah pahit kenyataan yang harus dihadapi masyarakat Kuningan.

Ditambah lagi dengan kebijakan pemerintah yang belum mampu memberikan jalan keluar yang solutif dalam penanganan Covid 19 ini .

Pemuda Muhammadiyah Kuningan sebagai organisasi kepemudaan yang juga aktif bergerak dalam bidang sosial, turut serta berkontribusi dalam meringankan beban masyarakat Kuningan dalam situasi saat ini.

Pada Kamis (21/5/2020) Pemuda Muhamadiyah Kuningan membagikan 300 paket Bantuan logistik berupa susu UHT dan beras yang disalurkan kepada anak yatim/piatu dan juga beberapa panti yang ada di Kabupaten Kuningan.

Selain memberikan bantuan logistik, Pemuda Muhamadiyah Kuningan juga terus membuka Posko Aduan dan Advokasi Masyarakat Terdampak Covid 19 Kabupaten Kuningan. Aduan dan konsultasi dapat juga dilakukan secara Online melalui WA 082127783149.

Mohamad Agung Tri Sutrisno sebagai Ketua Panitia Pembagian Logistik pemuda Muhammadiyah mengharapkan pemerintah segera membuat kebijakan yang tegas untuk menangani Pandemi Corona.

Agung meminta kepasa pemerintah jangan hanya tegas pada sisi kebijakan anggaran tetapi tegas dalam menjalankan PSBB.

“Kami berharap juga pemerintah harus memperhatikan petugas medis. Hal ini karena ada pengaduan terkait tim medis yang kurang priorotas dan perhatian pemda,” jelasnya.

Sadam Husen sebagai Ketua pemuda Muhammadiyah Kuningan menambahkan sebulan ini Pemuda Muhammadiyah sudah menyalurkan total 550 paket logistik, dan berterimkasih pada donatur yang sudah memeprcayakan kepada pemuda muhammadiyah.

“Semoga organisasi kami terus konsisten dalam berfastabikul khoirot,” ujarnya.(agus).