Ayo Merapat ke Pandapa! Ada Puluhan Produk Unggulan Dipamerkan

KUNINGAN (MASS)- Bagi warga Kuningan terutama yang tinggal di perkotaan, saat ini momen yang tepat untuk mengenal produk asli Kuningan yang tersebar di 61 desa yang berada di 20 kecamatan. Pasalnya, produk unggulan dari tiap desa itu dipamerkan oleh mahasiswa KKN Uniku pada ajang KKN Uniku Expo yang digelar salam dua hari Sabtu dan Minggu (24-25/8/2019).

Dari pantauan kuninganmass.com produk yang ditampilkan terutama makanan dan minuman benar-benar menarik dengan perubahan varian rasa dan kemasaan. Selama ini sebulan KKN, mahasiswa merubah potensi yang ada didesa menjadi sebuah produk unggulan.

Sebagai contoh,  selama ini kita mengenal opak bakar spesial dengan sebutan (OBS). Di tangan mahasiwa OBS itu diolah dengan berbagai varian rasa yakni coklat, vanila dan tentu rasa lainnya yang dijamin bikin ketagihan. Dan namanya pun dirubah menjadi Obama.

Belum juga sale pisang yang selama kemasaaan menoton dirubah menjadi menarik dan namanya pun di rubah dengan nama yang menjual yakni semok (sale pisang moka). Untuk harga produk-produk yang dijual pun sangat terjangkau dari Rp.5000 hingga Rp15 ribu.

Itu hanya salah satu bukti contoh. Yang lainnya pun tidak kalah menarik seperti produk dari Cilebak yakni kiripik pisang.  Selama ini konsumen mengenal rasanya dua asin dan manis. Namun, oleh mahasiswa Uniku dirubah varian rasa dan kemasan.

“Terkadang konsumen mau membeli prokdu pertama tertarik dengan kemasaan dan rasa. Kita melakukan hal itu karena produk di desa tidak kalah menarik. Mereka hanya kalah karena minim promosi,” jelas Rendi salah Ketua Kelompok KKN di Celebak.

Ternyata dari hasil pengakuan mahasiswa, bukan hanya perubahan varian rasa dan kemasan, tapi mereka juga  dibantu pemasaran melalui medsos. Pelaku usaha rumahan itu dibuatkan medsos agar bisa dikenal luas.

“Terkait nanti ijin usaha PIRT atau pun sertipikat halal nanti pemerintah yang bisa membantu. Kita disini memberikan edukasi supaya produk dikenal luas dan rasa dan kemasan lebih menarik,” timpal Dedi Ketua Kelompok lainnya. (agus)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com