12 Desa Jadi Tempat KKN IPB

KUNINGAN (MASS) – Wakil Bupati Kuningan M Ridho Suganda, SH, MSi menerima peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik Institut Pertanian Bogor (KKN-T IPB) Tahun 2019 di Kabupaten Kuningan. Acara penerimaan bertempat di Ruang Rapat Purbawisesa Setda pada Senin (17/6/2019).

Hadir pada kesempatan tersebut Plt Keplaa Dinas Pertanian Ir H Dodi Nurochmatuddin MP, Dekan Fakultas Kehutanan IPB Dr Rinekso Soekmadi. Lalu, Kepala Bagian Humas Setda Dr Wahyu Hidayah, MSi dan Kepala Bagian Kesra Setda Toni Kusumanto, AP MSi.

Menurut Dekan Fakultas Kahutanan IPB Rinekso mengucapkan terima kasih ketersediannya untuk menerima mahasiswa KKN-Tematik IPB yang akan KKN di Kabupaten Kuningan.  KKN-T IPB ini sebagai bentuk mengintergarsikan pendidikan dan pengabdian pada masyarakat.

Oleh karena itu lanjut dia, KKN-T IPB  merupakan kulikuler wajib bagi mahasiswa IPB yang diikuti oleh 19 fakultas yang terdiri dari 2.555 mahasiswa. Mereka  tersebar di seluruh Indonesia.

Diterangkan, untuk di Provinsi Jawa Barat KKN-T IPB tersebut terbagi di 1 kota dan 13 kabupaten, termasuk Kabupaten Kuningan. Untuk Kabupaten Kuningan terdapat 96 mahasiswa IPB yang mengikuti KKN-T IPB.

“Mereka  tersebar di 6 Kecamatan dan 12 Desa yang merupakan desa yang terletak di kaki Gunug Ciremai,” ujar dekan.

KKN-T IPB merupakan cara pembelajaran bagi mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat untuk belajar mengidentifikasi dan membantu menyelesaikan suatu permasalahan di masyarakat. Dengan harapan akan memberikan solusi atas persoalan yang telah di identifikasi dan di diskusikan di lapangan.

Pada kesempatan tersebut Wabup menuturkan bahwa dengan diselenggarakannya KKN-T IPB berharap mahasiswa akan memberikan masukan dan inovasi terhadap Kabupaten Kuningan khusunya pada bidang pertanian dan kehutanan.

“Saya ucapkan selamat datang bagi rekan-rekan KKN-T IPB di Kabupaten Kuningan yang asri dan kaya dengan pariwisatanya. Saya berharap untuk seluruh mahasiswa mempunyai sebuah terobosan inovasi di bidang pertanian dan yang pasti dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Kuningan,” jelasnya.

Semoga dalam pelaksanaannya mahasiswa KKN-T IPB dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan khususnya kemajuan di bidang pertanian dan kehutanan. Bahwasannya mahasisiwa adalah harus menjadi peran perubahan pada arah yang lebih baik dan mejadi social control di masyarakat.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak baik untuk mahasiswa IPB, dan juga pemerintah daerah. Semoga dengan kerja sama ini akan terus berlanjut terutama untuk penerapan inovasi pertanian.

Sebab IPB lanjut Wabup, menjadi yang terunggul untuk inovasi pertanian di Indonesia, sehingga keberadan IPB di Kabupaten Kuningan dapat memberikan makna pada pembangunan pertanian di Kabupaten Kuningan.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com