Saat Maremaan Virus Corona Diabaikan

KUNINGAN (MASS)- Sabtu (23/5/2020) merupakan masa puncak bagi para pedagang di pasar-pasar tradisional yangg ada di Kabupaten Kuningan. Pasalnya, hari Minggu lebaran sehingga masa maremaan adalah Sabtu.

Dari pantauan kuninganmass.com, jumlah pengunjung di Pasar Kepuh dan Pasar Baru sangat membludak. Daging paling banyak diburu oleh pembeli.

Meski para petugas melalui pengeras suara mengingatkan agar jaga jarak, menggunakan masker dan juga hati-hati ada copet. Namun, para pengunjung banyak mengabaikan dan mereka fokus berbalanja.

“Hari ini memang masa puncak pembeli maka membludak dimana-mana, harga pun ikut naik. Saya sebagai petugas sudah mengimbau agar pembeli menerapkan protokol kesehatan selama pendemik corona. Namun, memang cukup sulit,” ujar Petugas Pendata Kebutuan Pokok di Pasar Tradisional di Kabupaten Kuningan, Arisman.

Arisman mengatakan, harga jual daging memang naik terutama untuk ayam menjadi Rp40 ribu. Sedangkan untuk daging kambing Rp135 ribu, sapi Rp140 ribu.

Untuk ikan masih harga kemarin yakni ikan mas Rp32 ribu, gurame Rp60 ribu, nila Rp30 ribu, udang tawar Rp65 ribu. Sedangkan untuk bumbu cabai merah melonjak menjadi Rp24 ribu, cabai hijau Rp 20 ribu, bawang putih Rp24 ribu, kacang tanah Rp28 ribu.

“Yang turun juga ada seperti gula pasir, gula merah,cabai kriting dan
cabai merah,” ujarnya.

Mengenai pencopet, hingga Sabtu tidak ada laporan warga yang menjadi korban. Pihaknya selalu memberikan imbauan.

Sementara itu, dari info yang kuninganmass.com himpun, harga daging ayam  melonjak hingga menembus Rp45 ribu. Hal ini karena daging ayam paling banyak diburu. (agus)