Meski Bau, 1 Kg Jengkol Nyaris Dua Kali Lipat Harga Daging Ayam

KUNINGAN (MASS)- Harga jual jengkol terus mengalami peningkatan dan puncaknya adalah mencapai Rp60 ribu/Kg.

Meski bau namun karena stok kosong maka harganya terus melejit. Bila dibanding dengan daging ayam maka harganya nyaris dua kali lipat 1 kg daging ayam.

“Biasa stok kosong, harga melonjak. Karena meski bau jengkol tetap diburu. Bagi rumah makan dan warga jengkol makanan favorit yang wajib ada,” ujar Petugas Pendata Pasar Kepuh dan Pasar Baru, Arisman kepada kuninganmass.com, Senin (13/7/2020).

Sebelumnya harga jengkol stabiol dikisaran Rp50 ribu dan bertahan selama tiga minggu ini. Namun, karena pasokan kosong maka harganya naik Rp10 ribu.

Harga daging ayam sendiri saat ini awalnya Rp40 ribu dan dalam dua minggu ini harganya turun menjadi Rp35 ribu, sehingga kalah oleh harga jengkol.

“Kalau lagi stok melimpah harga jengkol Rp25 ribu-Rp35 ribu,” ujarnya lagi.

Diluar harga jengkol, harga komidot lainnya lanjut Arisman stabil, seperti beras premium Rp10 ribu. Lalu, daging sapi dan kambing sama Rp110 ribu.

Untuk telor Rp25 ribu, ikan nila 29 ribu, gurame 55 ribu, mas Rp29 ribu. Sedangkan sayuran seperi kol Rp5 ribu, tomat Rpt7 ribu.

“Cabai naik menjadi Rp18 ribu  tapi kenaikan harganya hanya Rp2 ribu/Kg, jadi masih wajar dan secara keseluruhan harga stabil,” pungkasnya. (agus)