Dibangun 2017, Pasar Kagok Diresmikan Bupati

KUNINGAN (MASS) – Setelah dibangun sejak bulan September dan beres bulan Desember 2017, akhirnya Pasar Kagok atau Pasar Rakyat Desa Bojong Kecamatan Cilimus diresmikan oleh Bupati Kuningan H Acep Purnama MH, Kamis (8/2/2018 ).

Ada yang unik dengan penamaan Pasar Kagok oleh warga setempat. Pasar yang berdiri sejak 30 tahun lalu itu disebut Pasar Kagok karena pedagangnya hanya 50 orang.

Kemudian, juga barang dijual tidak komplit terutama daging sapi dan daging kambing. Akibat tidak komplit barang yang dijual maka warga menamakannya Pasar Kagok.

Menurut Kadis Koperasi dan UKM Ir Bunbun Budhiyasa, total dana untukmembangun pasar rakyat ini adalah Rp950 juta. Dana bersumber dari bantuan APBN.

“Karena yang ditempati selama ini 39 pedagang maka kami bangun 39 tempat dari semula 50 kios/los. Adapun rinciannya adalah 15 kios dan 24 los. Hingga saat ini ada 8 los/kios yang masih kosong,” tandas Bubun.

Menurut Mantan Kadishutbun itu,  meski jumlah tempat usaha  kurang. Namun, tempat usaha lebih nyaman karena ditata sedemikian rupa sehingga pedagang dan konsumen merasa betah.

Diterangkan, akan ada penataan kawasan terutama lahan parkir sehingga lebih nyaman. Bahkan, pihaknya menginginkan pasar ini dijadikan kawasan kuliner pada malam hari.

“Pak bupati perlu diketahui pasar ini ramainya buka subuh atau pagi. Tapi dari sore hingga malam. Maka Insya Allah akan semakin ramai setelah diperbaiki,” ujarnya.

Mengenai pengelolaannya lanjut dia, diserahkan kepada desa melalui koperasi setelah sebelumnya dilakukan serah terima pasar dari pemerintah. Ia berharap pedagang bisa menjaga sehingga pasar akan kembali ramai.

Camat Cilimus Dra Eny Sukarsih menambahkan, agar pedagang bisa menjaga kebersihan dari sampah, sehingga pasar tidak kumuh. Apa yang dilakukan pemerintah ini sebagai bentuk perhatian kepada pedagang.

“Nanti juga troatar akan diperbaiki sehingga akan lebih nyaman. Kami dari pihak kecamatan terus melakukan penataan di Desa Bojong,” tandas mantan Camat Kuningan itu.

Bupati Acep mengatakan, pemerintah melalui Kementrian Koperasi dan UKM mengambil langkah strategis memberikan fasilitas dan dukungan kepada pasar rakyat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga dengan adanya pasar rakyat Desa Bojong yang dikelola oleh koperasi dapat menumbuhkan perekonomian rakyat dan semakin sejahtera,” ujarnya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com