Calhaj Kuningan, Termuda 18 Tahun dan Tertua 89 Tahun

KUNINGAN (MASS) – Calon jamaah hajii  Kabupaten Kuningan yang akan berangkat ke tanah suci  berjumlah  1.014 orang. Calhaj terbagi kedalam tiga kloter.  Kloter 47 terbang tanggal 21 Juli jam 01.00 WIB.

Menysusul kemudian, Kloter 64 pada tanggal 25 Juli jam 16.00 WIB dan Kloter 68 tanggal 26 Juli jam 22.00 WIB. Jumlah 1.014 calhaj itu terdiri dari 456 pria dan 558 wanita.

Dari data tersebut ternyata calhaj termuda berusia 18 tahun bernama Rizal Fachroni Bin Ahmad Jazuli. Ia kelahiran tanggal 21 Februari tahun 2001. Sedangkan yang tertua adalah Asraji Bin Asdani ahir tanggal 29 Juni 1930 atau berusai 89 tahun.

“Kalau mengacu daftar tunggu sekitar 8 tahun, maka Rizal daftar ketika tahun 2011 ketika usaianya  10 tahun, ujar  Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kuningan H Hamzah Rukmana MAg, Rabu (17/7/2019).

Dikatakan, meski terjadi penambahan kuota namun karena dibagi rata per kabupaten maka Kuningan hanya kebagian 1 kuota . Dengan begini daftar tunggu calhaj tidak begitu banyak bergeser tetap 16  tahun untuk Kabupaten Kuningan.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada pengunduran diri dari calhaj akibat sakit atau belum siap berangkat. Pada Selasa ada satu calhaj yang harus melaksankan cuci darah. Namun, apakah bisa atau tidak tergantung keputusan dokter.

“Sebenarnya kalau mengacau kepada hasil tes medis jumlah 1.014 calhaj tidak ada kendala. Mereka siap berangkat,” jelasnya.

Untuk aturan tahun ini ada yang baru dimana, apabila salah satu calhaj mundur bisa diganti oleh saudaranya dengan catatan masuk daftar tunggu.  Mereka diberi waktu selama dua tahun.

Ditanya terkait keberangkatan Wakil Bupati M Ridho Suganda,  Hamzah Rukmana MAg membenarkan. Orang nomor dua di kota kuda itu tergabung pada kloter 68. Wabup Edo akan berangkat pada tanggal 25 Juli. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com