Belum Optimal Bayar Pajak, Ditiap Restoran Bakal Dipasang Alat Ini

KUNINGAN (MASS)- Meski pencapaian target pajak restoran sdua 100 persen lebih. Namun,  pajak sebesar Rp6.050.000.000 dinilai bisa lebih karena potensinya belum digali 100 persen.

Barangkat dari hal tersebut maka Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda)  Kuningan bakal memasang mesin cash register di tiap rumah makan atau restoran. Langkah awal adalah dipasang di empat titik yakni Rumah Makan Alinda, Laksana, Lanai dan Bubulak.

Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Dr A Taufik Rohman MSi MPd, dengan mesin cash register dipasang di rumah makan, maka akan terpantau tranksaksi di tiap rumah makan.

“Dipasang secara online dan ketika mereka mematikan mesin kita akan mengatahui dan akan mendatangi pemilik rumah makan untuk menegur,” sebut mantan kadidsikpora itu kepada kuninganmass.com Selasa (12/12/2017).

Setelah empat rumah makan yang lain akan menyusul karena hal ini sangat penting dilakukan agar mereka mentaati kewajiban. Selama ini banyak pemilik rumah makan yang tidak membayar pajak sesuai dengan kewajiban dengan alasan takut konsumen ditinggal konsumen.

Padahal lanjut Opik, pajak ditanggung oleh konsumen dan itu yakin tidak akan memberatkan mereka. Selama ini seperti Rumah Makan Kita, Ali Action, Rumah Makan Cipondok dan lainnya belum optimal maka akan dipasang cash register.

Diterangkan, selama ini pajak restoran bersumber dari pajak restoran sebesar Rp2,3 miliar, rumah makan Rp850 juta dan katering Rp2,9 miliar. Besarnya pajak dari katering karena warga banyak menggunakan jasa ini.

“Semoga semua lancar sehingga target dari pajak yang setiap tahun naik akan selalu tercapai. Apa yang diperoleh dari pajak akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai proyek pembangunan,” pungkasnya.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com