Beginilah Respon Hari Ketiga OP Beras Murah

KUNINGAN (MASS)- Meski sudah diumumkan secara maksimal oleh Diperindag. Namun, adanya operasi pasar beras murah ternyata pada hari ketika kurang direspon oleh masyarakat.

Ini terbukti meski disediakan 3 ton beras. Namun, hingga siang hari baru laku 1.425 Kg. Entanh apa penyebab warga kurang antusias.

Memang pada jam 8.00 ramai tapi hanya dua jam. Setelah itu sepi. Saking sepinya petugas pasar kembali memberikan informasi melalui pengeras suara.

Dari pantauan kuninganmass.com tidak sedikit yang membeli untuk dijual kembali. Dengan harga jual hanya Rp8.600 tentu lebih murah dibanding dieceran saat ini mencapai Rp14 ribu.

“lumayanlah kan mencapai 1,5 ton. Kami sediakan 3 ton agar warga lebih leluasa. Namun, ternyata belum semua datang,” ucap Kadisperindag Kuningan Agus Sadeli, Selasa (16/1/2018).

Sementara itu, banyak warga menilai sepinya warga yang datang karena kejahuan. Padahal, operasi pasar ini disebar di beberapa titik dijamin hasilnya akan lebih maksimal.

“Yang datangnya kan warga Kuningan kota. Coba di Cilimus, Ciawigebang, Luragung dan Darma pasati ramai. Dengan OP di pasar tentu ongkos naik mobil lebih mahal dari harga beras,” tandas Nugraha salah soerang warga yang ikut membeli beras.

Nugraha sendiri menilai beras yang dijual cukup bagus apabila dibandingkan dengan raskin. Jenis medium itu layak untuk dikonsumsi meski tidak seberes beras yang dijual di pasaran.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com