Akhir Tahun, Polres Kuningan “Pamer” Tangkapan

KUNINGAN (MASS)  – Senin (11/12/2017) siang Polres Kuningan melakukan press release hasil Operasi Libas Lodaya dan Operasi Premenisme di Wilayah Hukum Kuningan. Dari hasil operasi selama 10 hari itu Polres berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan sebanyak sebanyak tiga orang.

Mereka hasil Operasi Libas Lodaya Target Operasi. Dengan begini OPS Lodaya Target Operasi  mencapai 100 persen.

Mereka itu adalah HH (30) warga Kuningan timur. Ia melakukan pencurian dengan pemberatan mengambil 3 burung jenis lovebrid di Blok Karapak Dusun Pahing Desa/Kecamatan Sidangagung.

Kejadian pada Rabu tanggal 22 November sekitar jam 013.30. Tersangka dalam melakukan aksinya membawa sembilah senjata tajam jenis Mandau.

Kemudian pelaku yang kedua adalah E alias B dan ketiga B. Pelaku melakukan aksinya pada hari Minggu tanggal 10 Desember sekitar jam 02.00 di Desa/Kecamatan Kadugede dengan mengambil hape Xiomi. Pelaku melakukan aksinya dengan membawa satu bilah sejata tajam jenis golok.

Selain itu, polisi juga menangkap tiga pelaku dengan tiga laporan yang berbeda. Mereka melakukan aksi curat di perumahan Pesona Ancaran pada tanggal 7 Desember. Pelaku mencuri dua buah LPG dan 1 unit motor Yamaha Vega.

Sementara itu  itu yang kedua di menangkap pelaku pencurian di Perumahan Alam Asri. Sedangkan yang ketiga adalah menangkap pelaku curanmur yang bernama YA alias K.

“Kita juga mengamankan 37 orang hasil operasi premanisme. Mereka didata, difoto, dilakukan sidik jari. Hal ini agar memudahkan dalam pengawasan,” tandas Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman MSi.

Kapolres Kuningan yang didampingi Wakapolres Kompol Nanang Suhendar dan Kasat Reskrim AKP Syahroni manambahkan, pihaknya pun mengamankan 39 botol mirasdari wilayah Kecamatan Cilimus. Penjualan miras di Kabuapaten Kuningan dilarang,sehingga harus dirazia.

37  Preman diamankan oleh Polres Kuningan

“Tujuan digelar OPS Libas Lodaya adalah cipta kondisi menjelang natalan dan tahun baru. Pada tahun ini liburan natalan dan tahun baru mencapai 10 hari. Biasanya masa liburan seperti banyak pelaku kejahatan, maka kita lebih dahulu bergerak,” tandasnya.

Pihaknya berpesan kepada masyarakat untuk lebih hati-hati. Ketika meninggal rumah menimal berpesan ketetangga. Lebih bagus lagi ke ketua RT. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com