100 Pengusaha Jasa Kontruksi Kuningan Dikumpulkan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 100 orang penyedia jasa kontruksi dan juga pengelola adminsitrasi perusahaan jasa kontruksi Selasa (12/12/2017) dikumpulkan di Hotel Ayong Linggarjati Kecamatan cilimus. Mereka mengikuti acara workshop Supply Pasar Penyedia Jasa Kontruksi yang dihelat oleh Bagian Pengadaan Barang Jasa Setda Kuningan.

Acara sehari penuh itu dibuka oleh Sekda Kuningan Drs H Yosep Setiawan MSi. Ada tiga poin yang menjadi tujuan digelartnya acara ini yakni meningkatkan pemahaman bagi penyedia jasa kontruksi dalam mengikuti pelaksanaan pengadaaan barjas.

Lalu, meningkatkan profesionalisme pengusaha daerah agar mampu berkimpetisi dengan pengusaha nasional. Kemudian, peningkatan kualitas SDM penyedia jasa konttruksi agar memiliki daya saing dalam pengadaan barjas.

“Latar belakang kami gelar acara ini karena adanya mederenisasi sistem pengadaan barjas dengan menggunkan teknologi informasi melalui sisitem SPSE, E-tendering, dan E-puchsing. Hal ini untuk memberikan keterbukaan kepada pengusaha untuk mengikuti proses pengadaan barjas sesuai dengan prinsip pengadaan yang efeisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing tidak diskriminatif dan akuntabel,” tutur Kabag Pengadaan Barang dan Jasa U Kusmana Ssos MSi.

Sementara itu, dalam sambutanya Bupati yang dibacakan sekda mengatakan pembangun infrasruktrur yang dilakukan secara masif di berbagai daerah turut menopang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing daerah.

Dengan kemudahan usaha dilakukan oleh pemerintah salah satunya kemudahan dalam memberikan izin usaha. Namun dunia usaha berubah sangat cepat, persaingan bukan lagi antara yang kuat dan yang lemah, tapi antara yang lebih cepat, lebih efisien yang berkualitas yang akan unggul.

Menurut Acep, para pengusaha harus memenuhi persyaratan sesuai dengan bidang pekerjaan, mengacu pada Undang-Undang Jasa Kontruksi yang terbaru Nomor 2 Tahun 2017 yakni harus memiliki sumberdaya yang professional, sehingga apabila menjadi pemenang tender akan melaksanakan pekerjaan sesuai spek teknis, jadwal yang telah ditentukan dan senantiasa taat pada ketentuan yang tertuang dalam kontrak.

“Saya mengharapkan laporan perkembangan fisik pekerjaan disampaikan secara berkala kepada PPK, sebagai bahan evaluasi pekerjaan. Apabila ada pekerjaan tambah kurang harus diusulkan kepada PPK dan dituangkan dalam addendum kontrak yang ditandatangan oleh kedua belah pihak,” katanya.

workshop Supply Pasar Penyedia Jasa Kontruksibagi 100 pengusaha jasa kontruksi.

Bupati Acep juga menekankan kepada perusahaan yang melaksanakan pekerjaan kontruksi pada akhir tahun, agar memperhatikan batas akhir pencairan anggaran sesuai dengan mekanisme pembayaran pekerjaan yang tertuang dalam kontrak.

“Percepatan penyelesaian pekerjaan harus terus dilakukan agar target penyerapan anggaran hingga 95 persen dapat tercapai, dengan tetap mengedepankan keselamatan kualitas dan keamanan hasil pekerjaan,” tandasnya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com