Tak Gampang Masuk Jadi Mahasiswa Uniku

KUNINGAN (Mass) – Sebagai salah satu universitas swasta terbaik di wilayah Jawa Barat khususnya di wilayah III Cirebon, untuk resmi menjadi seorang mahasiswa Universtis Kuningan (Uniku) memang tak gampang. Pasalnya, sejumlah tahapan proses seleksi menjadi mahasiswa Uniku harus ditempuh semua peserta ujian Calon Mahasiswa Baru (Camaba) baik tes tertulis hingga tes wawancara.

“Seluruh peserta harus mengikuti tes tertulis dan wawancara. Mereka (camaba) harus mengikuti tes tertulis yang terdiri dari tes potensi akademik dan bahasa inggris, serta camaba juga harus mengikuti wawancara kepribadian,” ucap Ketua Panitia Seleksi Camaba Uniku, Dr Dikdik Harjadi MSi kepada kuninganmass.com usai monitoring tes tertulis kemarin, Senin (16/5).

Dikatakan, sedikitnya ada 560 peserta Camaba yang ikut dalam tahapan seleksi tahun ini di gelombang pertama. Bahkan, dari ratusan calon mahasiswa baru yang mengikuti tes seleksi itu tidak semuanya lolos.

“Sebab, ada saja yang tidak lolos. Itu tergantung dari total nilai keseluruhannya dari setiap tes yang diikuti peserta camaba Uniku,” tukasnya.

Dirinya mengaku, pada gelombang pertama ini jumlah pendaftar camaba Uniku mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yakni menembus angka 1.006 orang. Hal ini jelas berbeda jika dibandingkan dengan pendaftaran pada gelombang pertama tahun-tahun sebelumnya.

“Kali ini, Program Studi (Prodi) yang paling banyak diminati oleh pendaftar adalah Manajemen, Akuntansi dan PGSD. Adapun 1.006 pendaftar camaba itu terdiri dari 560 yang mengikuti tes, 415 yang masuk melalui jalur prestasi, 4 yang melanjutkan dan 27 yang tidak mengikuti tes,” sebutnya.

Sementara kata Dikdik, untuk kuota penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 hanya 1.700 mahasiswa. Bahkan, biasanya untuk jumlah pendaftar pada gelombang kedua itu justru lebih banyak.

“Dari jumlah pendaftar pada gelombang pertama ini, rinciannya adalah 150 orang pendaftar untuk Prodi Akuntasi (S1), Ilmu Hukum (S1) 21 orang, Kehutanan (S1) 50 orang, Manajemen (S1) 271 orang, Manajemen Informatika (D3) 7 orang, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) 34 orang,” jelas Dikdik yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III Universitas Kuningan.

Lalu masih menurut Dikdik, adapula untuk Pendidikan Bahasa Inggris (S1) sebanyak 46 orang, Pendidikan Biologi (S1) 21 orang, Pendidikan Biologi (S2) 3 orang, Pendidikan Ekonomi (S1) 39 orang, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) 153 orang, Pendidikan Matematika (S1) 44 orang, Sistem Informasi (S1) 67 orang, Teknik Informatika (D3) 2 orang, dan terakhir yakni Teknik Informatika (S1) mencapai 98 orang. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com