Siswa Al Mutazam Dibekali Pemahaman Bahaya Narkoba

KUNINGAN (Mass) – Penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja khususnya pelajar kian hari semakin mengkhawatirkan. Oleh sebab itu, upaya pencegahan terus dilakukan salah satunya dengan sosialisasi bahaya Narkoba yang digelar SMP IT Al Mutazam Kuningan, Rabu (12/10), kepada 206 siswanya.

Penyuluhan narkoba merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan siswa SMP Al-Multazam sejak tahun 2012. Kali ini, materi penyuluhan diberikan langsung salah seorang mantan pecandu narkoba yakni Indra, yang juga masih menjalani rehabilitasi di Rumah Damping Tenjo Laut dibawah koordinasi BNN Kuningan.

Koordinator siswa SMP IT Al Mutazam Arif mengatakan, setiap siswa kelas VIII wajib mengikuti penyuluhan narkoba, karena berkaitan dengan mata pelajaran IPA yang ada disekolah. Pemateri penyuluhan diberikan langsung para mantan pecandu narkoba, agar penyampaiannya lebih dimengerti siswa.

Didampingi Direktur Yayasan Tenjo Laut Juju Junaedi, Indra dan mantan pecandu narkoba lainnya secara bergantian memberikan pemahaman soal bahaya Narkoba kepada para siswa.

“Adiksi merupakan suatu kondisi ketergantungan fisik dan mental terhadap hal-hal tertentu, yang menimbulkan perubahan perilaku bagi orang yang mengalaminya,” kata Indra saat mengawali materi sosialisasi bahaya Narkoba.

Indra menjelaskan, dalam adiksi terdapat tuntutan dalam diri penyalahgunaan narkoba untuk menggunakan secara terus menerus, dengan disertai peningkatan dosis terutama setelah terjadinya ketergantungan secara fisik dan psikis, serta terdapat pula ketidakmampuan untuk mengurangi atau menghentikan konsumsi narkoba meskipun sudah berusaha keras.

“Adiksi narkoba bisa menyerang siapa saja. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, mulai dari pelajar, mahasiswa, artis, PNS, polisi, bahkan pejabat dan profesor pun ada yang terjerat narkoba. Artinya tidak ada satupun profesi yang terbebas dari adiksi narkoba,” tandasnya.

Menurutnya, masa remaja sangat rentan terkena narkoba. Sebab, pada masa itu seseorang tengah dalam masa-masa pubertas dan rasa ingin coba-cobanya sangat tinggi.

“Jadi, hal ini harus dicegah karena penyebab yang ditimbulkan dari narkoba sangat fatal karena bisa menimbulkan penyakit kronis,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang siswa Galuh mengaku, mendapat banyak pengetahuan mengenai bahaya narkoba. “Saya senang bisa belajar lebih banyak tentang narkoba. Sehingga saya tahu harus menghindarinya karena sangat berbahaya untuk masa depan saya,” singkatnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com