Refreksi Harlah IMM ke 52 Tahun

KUNINGAN (Mass) – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Kuningan menggelar saresehan dalam rangka Harlah IMM ke 52 Tahun. Selain agenda silaturahmi kader IMM, saresehan yang bertajuk Penyegaran Gerakan IMM Sebagai Peran Strategis Mahasiswa itupun sebagai refleksi organisasi IMM yang makin menginjak usia matang.

“IMM berdiri pada 14 Maret 1964 silam. Sejak didirikan, IMM merupakan sebuah organisasi kemahasiswaan yang identik dengan budaya intelektual sebagai basic gerakan,” ucap Ketua Umum PC IMM Kuningan, Eka Hamdani usai kegiatan saresehan baru-baru ini, Selasa (15/3).

Menurutnya, IMM merupakan organisasi kemahasiswaan yang bertujuan Untuk Terciptanya Akademisi Islam Yang Berakhlah Mulia Dalam Rangka Mencapai Tujuan Muhammadiyah. Tak hanya sebagai ajang silaturahmi antar kader, alumni dan ayahanda Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), saresehan itu sekaligus menjadi wahana diskusi kader sebagai evaluasi kedepan.

“IMM dengan slogan Anggun dalam Moral Unggul dalam Intelektual, diharapkan menjadi refleksi kader-kader IMM yang selalu mengedepankan etika dan disiplin ilmunya. Baik melalui kegiatan-kegiatan di bidang keagamaan, keilmuan, riset ataupun kewirausahaan yang mendorong para kader-kader IMM menjadi mahasiswa yang mandiri,” harapnya.

Sementara Drs A Taufik Rochman MPd MSi yang kebetulan diundang sebagai pemateri, memberikan wejangan intelektualnya kepada generasi pembaharu bangsa itu. Lebih khusus, terkait indepensdensi Mahasiswa Kekinian dalam perspektif pendidikan.

“Mahasiswa sebagai bagian dari kaum  muda yang terlibat langsung dalam tatanan masyarakat harus mampu mengimplementasikan kemampuan keilmuannya. Peranan Mahasiswa sebagai Agen of change sejatinya sebagai kaum intelektual, dan diharapkan mahasiswa menjadi poros perubahan bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.(andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com