Pacu Profesionalitas Guru SD, Disdikpora Beri Pembekalan

KUNINGAN (Mass) – Sebagai bagian dari gerakan untuk menggerakkan budaya literasi di Kabupaten Kuningan, pemerintah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kuningan bersama Usaid Prioritas memberikan pembekalan bagi guru-guru Sekolah Dasar (SD). Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas membaca dan menulis para peserta didik, khususnya pendidikan dasar yang meliputi sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.

“Dengan tingkat literasi yang baik, akan mengantarkan masyarakat menjadi kritis, kreatif, dan inovatif sehingga memiliki peluang terbuka untuk meraih kemajuan dan berperadaban di masa depan,” ucap Kepala Disdikpora Kabupaten Kuningan, Dr Asep Taufik Rohman MSi MPd kepada kuninganmass.com usai memberikan arahan saat pelatihan modul tiga kelas awal sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah tingkat kabupaten kemarin, Minggu (24/4).

Terlebih, pada pelaksanaan kegiatan tersebut secara simbolik Kadisdikpora Kuningan, Dr A Taufik Rochman menyerahkan langsung buku-buku bacaan berjenjang Usaid Prioritas kepada 16 SD/MI. Masing-masing mendapatkan 608 eksemplar per sekolah/madrasah dengan total mencapai 9.728 eksemplar buku.

“Bantuan buku bacaan berjenjang dan buku bacaan besar dari Usaid Prioritas ini, diharapkan mampu menjawab percepatan membaca khususnya kelas awal di Kabupaten Kuningan, sekolah dan madrasah yang mendapatkan bantuan buku ini harus dimasukkan ke dalam program sekolah,” terangnya.

Menurutnya, kemampuan membaca menjadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Saya melihat, Usaid Prioritas mampu memberikan inovasi dalam memperkenalkan model-model atau metode membaca, khususnya kelas 1, 2 dan 3 di sekolah dasar maupun madrasah ibtidaiyah. Sehingga, guru tidak perlu kebingungan mencari metode membaca, gunakan saja pola yang dari Usaid Prioritas,” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi Usaid Prioritas yang telah membantu pemenuhan buku-buku berkualitas kepada sekolah dan madrasah.

Koordinator Usaid Prioritas Kuningan, Ahmad Syaiful Bahri mengaku, dalam pelatihan modul tiga kelas awal ini, peserta akan dilatih tiga tahap membaca, mulai membaca bersama, membaca terbimbing dan membaca mandiri.

“Dengan adanya tiga tahap pelatihan membaca ini, diharapkan guru mampu mengintensifkan percepatan membaca bagi peserta didik, khususnya kelas awal. Dalam kegiatan ini diikuti oleh 16 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah yang tersebar di lima kecamatan yakni Kuningan, Garawangi, Cilimus, Cigandamekar dan Kramatmulya, dengan peserta sebanyak 75 orang baik dari unsur guru, kepala sekolah dan pengawas.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta akan melakukan praktik mengajar sebagai bagian dari implementasi ilmu yang telah diperoleh. Lalu, guru menyediakan waktu untuk melakukan praktik menggunakan buku bacaan besar dan buku bacaan berjenjang di sekolah masing-masing,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com