MTsN Sangkanurip Bangun Saung Baca

KUNINGAN (Mass) – Untuk memacu tingkat literasi sekolah yang tengah dikembangkan Kemendikbud, MTsN Sangkanhurip berinisiasi membangun saung baca bagi para siswanya. Hal ini sebagai wujud dalam menunjang gerakan literasi sekolah bagi mutu pendidikan peserta didik.

“Saya bersama rekan guru terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas mutu pembelajaran dan daya saing. Salah satunya yakni serius mengembangkan gerakan literasi sekolah dengan membangun sarana saung baca,” ucap Kepala MTsN Sangkanurip, Drs Nana Nuryatna kepada kuninganmass.com disela-sela kesibukannya di sekolah kemarin, Minggu (17/7).

Disebutkan, ada dua lokal ruangan yang disediakan bagi para siswa agar dimanfaatkan sebagai sarana belajar. Bahkan, dana yang dipergunakan dalam pembangunan saung baca itu sebagaian atas partisipasi masyarakat.

“Ada dua buah lokal saung baca, yang sebagian dananya memang hasil dari partisipasi masyarakat. Kami tak ingin ketinggalan lebih jauh dengan sekolah-sekolah umum, makanya ini sangat dibutuhkan bagi pendidik maupun para peserta didik,” katanya.

Ketua Tim Pengembang Budaya Baca, Nur ‘Alim menambahkan, sebagai bagian dari pengembangan gerakan literasi sekolah, selain adanya saung baca juga adanya program infaq buku baik dari orang tua siswa maupun guru.

”Jadi, agar program literasi sekolah ini berjalan sekaligus untuk memenuhi kebutuhan buku, kami bekerjasama dengan orang tua siswa dan guru untuk menyumbangkan bukunya. Alhamdulillah, ternyata antusiasme mereka luar biasa,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pihaknya sangat berterima kasih atas pelatihan yang digelar Usaid Prioritas khususnya tentang budaya baca. “Terus terang, awalnya kami tidak tahu mengenai budaya baca itu apa. Tetapi sejak bermitra dengan program Usaid Prioritas, kami serius mengembangkan program literasi sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Panitia PPDB MTsN Sangkanhurip, Yusran juga menyampaikan hal serupa. Terlebih, sejak bermitra dengan Usaid Prioritas, ada kenaikan siswa dalam penerimaan peserta didik baru atau PPDB.

“Tahun ini madrasah kami meluluskan 60 orang siswa. Pada tahun ajaran baru ini sampai hari jum’at kemarin sudah menerima 80 orang siswa, dan ada kemungkinan bertambah,’ singkatnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com