ICMI Gandeng FKUB Satukan Ummat Beragama

KUNINGAN (MASS) – Meski baru dilantik, ICMI Orsat UNIKU langsung merealisasikan program. Dengan menggandeng FKUB (Forum Kerukunan Ummat Beragama), organisasi kaum cendikia tersebut mengadakan dialog terbuka antar agama.

“Ketika kita berdiskusi kita juga memahami bahwa ada agama lain yang harus kita ikuti selain tentang bagaimana cara menguatkan tentang keimanan keislaman. Kita juga perlu menumbuhkan toleransi antar ummat beragama supaya kita tidak saling menjelekan, namun kita hidup rukun berdampingan antar ummat lain,” ujar Dede Awaludin, M.Pd Sekertaris ICMI Orda Kuningan.

Harapannya kegiatan ini bisa membangun integritas keummatan menuju kondusifitas masyarakat yang majemuk. Selain itu, dia juga menerangkan terkait rencana ICMI kedepannya.

“Rencananya selain membentuk ICMI Orsat di setiap Perguruan Tinggi, kedepannya kita juga akan membentuk ICMI Orsat di setiap kecamatan. Namun secara bertahap menyesuaikan dengan kondisi dan kesiapan di tingkat kecamatannya terlebih dahulu,” ujarnya.

Pantauan kuninganmass.com nampak kegiatan tersebut cukup banyak diikuti oleh para peserta yang dominannya terdiri dari berbagai perwakilan ormawa kampus internal dan para dosen. Kegiatan yang digelar di Aula FKIP UNIKU itu mencapai sekitar 120 orang.

Sementara itu, Wakil Ketua FKUB Drs H Ugin Lugina MPd mengemukakan, kegiatan dialog ini merupakan langkahnya yang ke dua untuk menggembleng pemahaman kepada masyarakat.

“Ketahuilah bahwa FKUB pada periode ketiga ini melakukan langkah yang kedua yakni roadshow ke berbagai perguruan tinggi yang konsentrasinya dialog tentang kerukunan namun lebih membuka masukan, sumbang saran dan temuan-temuan dari civitas academika baik itu para dosen maupun mahasiswa/i,” jelasnya.

Ugin bertekad FKUB akan terus melebarkan sayap guna membangun pemahaman kepada masyarakat. “Insyaallah FKUB Kuningan akan terus melebarkan sayap untuk membangun pamahaman kepada masyarakat agar bisa membedakan mana itu zona aqidah, kemasyarakatan dan muamalah,” kata Ugin. (argi)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com