FOSMAKU UPI Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Bunder

CIDAHU (MASS) – Forum Silaturahmi Mahasiswa Kuningan Universitas Pendidikan Indonesia (FOSMAKU UPI) menggelar kegiatan pelayanan kesehatan gratis di Desa Bunder Kecamatan Cidahu. Kegiatan tersebut dalam rangka Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) yang dilaksanakan sejak 17 Januari lalu.

“FOSMAKU UPI merupakan organisasi kedaerahan yang mewadahi mahasiswa asal Kuningan yang menempuh jenjang pendidikan tinggi di UPI. P2M yang digelar bertujuan untuk mengamalkan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian,” jelas Ketua Pelaksana P2M FOSMAKU UPI, Triesha F Putra, Jumat (26/1/2018).

Mahasiswi Ilmu Komunikasi 2015 ini mengatakan, berdasarkan Keputusan Mendikbud No 80/P/2017 Desa Bunder merupakan salah satu desa yang ditetapkan sebagai daerah khusus atau daerah terpencil. Berangkat dari kondisi tersebut, FOSMAKU UPI memusatkan kegiatan pengabdiannya di desa tersebut.

“Kami mengadakan berbagai kegiatan di bidang kesehatan, karena di desa ini masih minim akan fasilitas kesehatan yang terjangkau untuk beberapa kalangan masyarakat Desa Bunder serta fasilitas MCK yang masih minim,” ujarnya.

Dimulai pada hari kedua P2M FOSMAKU UPI, panitia menyelenggarakan cek kesehatan gratis bekerjasama dengan STIKKes Kuningan. Hal ini dimaksudkan untuk mengedukasi serta mengetahui kondisi kesehatan masyarakat Desa Bunder.

Selanjutnya, pada hari ketiga panitia mengadakan penyuluhan sikat gigi kepada siswa-siswi SDN Bunder. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan disiplin kesadaran kesehatan gigi secara baik dan benar. Pada kegiatan ini, siswa-siswi diberi penyuluhan tentang bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar.

“Alhamdulillah antusiasme siswa-siswi SDN Bunder semakin menambah semangat panitia dalam mensukseskan kegiatan P2M FOSMAKU UPI ini,” kata Triesha.

Pada hari keempat P2M FOSMAKU UPI, panitia mengadakan pengobatan secara gratis kepada masyarakat Desa Bunder, bekerjasama dengan RSU KMC Luragung. Kegiatan ini pun didominasi oleh kalangan lansia yang disambut positif oleh mereka.

Triesha menuturkan, berbagai rangkaian kegiatan di bidang kesehatan itu diharapkan menjadi salah satu langkah awal dan intensif dalam memberi sarana gerakan kepedulian disiplin akan pentingnya menjaga kesehatan di Desa Bunder.

“Karena wilayah Desa Bunder yang mempunyai jarak tempuh cukup jauh ke daerah kota Kuningan,serta minimnya fasilitas air bersih yang belum tersalurkan dengan baik di permukiman Desa Bunder memberi semangat baru bagi kami untuk memfasilitasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa Bunder dengan lebih baik lagi,” pungkasnya. (deden)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com