Cikijing dan Talaga jadi Target STKIP Muhammadiyah Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini STKIP Muhammadiyah Kuningan menggelar kegiatan KKN di luar Kabupaten Kuningan. Daerah yang menjadi sasaran pada tahun 2018 adalah Kabupaten Majalengka yang dilakukan di dua kecamatan.

Selain keluar daerah, pelaksanaan KKN berganti nama menjadi KKN-PDIK (KKN Program Pendidikan). Adapun total mahasiswa yang mengikutinya berjumlah 165 Orang yang terdiri dari enam Program Studi.

Menurut Ketua Pelaksana, Nunu Nurfirdaus MPd, KKN-PDIK mengacu pada kurikulum KKNI sebagai kurikulum baru di perguruan tinggi. Tahun ini ada 2 poin yang berbeda, yang pertama menyenggarakan di luar Kuningan, yakni Kecamatan Cikijing dan Talaga Kabupaten Majalengka.

“Sedangkan yang kedua kegiatan KKN berubah nama menjadi KKN-PDIK atau KKN Program Pendidikan sebagai realisasi dari kurikulum KKNI yang digunakan di perguruan tinggi,” ujarnya Selasa (03/07/2018).

Pelaksanaan KKN-PDIK, lanjutnya, dilaksanakan selama 2 bulan dengan sasaran pada bidang pendidikan dan sosial tersebut menjadi ciri khas KKN-PDIK. Sebelum mahasiswa dilepas, jauh-jauh hari mahasiswa telah melakukan observasi untuk menentukan program yang tepat untuk direalisasikan sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Output dari observasi tersebut berupa program-program yang dituangkan dalam bentuk proposal. Tujuan kami supaya pelaksanaan KKN-PDIK memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat dan program-programnya sesuai kebutuhan masyarakat setempat, sehingga tidak hanya menjadi formalitas dan rutinitas saja,” papar Ketua LPKM sambil tersenyum.

Terpisah, Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan Dr. Muhammad Syamsudin Mag, mengemukakan KKN-PDIK merupakan kegiatan yang penting sebagai pembentukan karakter mahasiswa dan sebagai jalan untuk mensigergikan perguruan tinggi dengan masyarakat.

“Selain pembentukan karakter, experience learning yang penting yaitu pembelajaran leadership dan bagaimana menyesuaikan teori-teori yang telah dipelajari di kampus dengan menghadapi persoalan di masyarakat. Harapan kami masyarakat dapat membantu mahasiswa kami sehingga dapat mensinergikan tujuan perguruan tinggi dengan masyarakat untuk membangun bangsa dan negara ini,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan kuninganmass.com, Selasa (03/07/2018) para mahasiswa berangkat menuju daerah masing-masing. Mereka dilepas oleh Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan di kampus Merah Putih Biru. (ali)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com