KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Kuningan menggelar Pelantikan dan Deklarasi Masa Bakti 2025-2030 di Saung Ma’Nioh, Jalan Dr. Ir. Soekarno Kuningan, pada Kamis (27/2/2025) kemarin.
Kegiatan yang mengusung tajuk “Membangun Sinergitas Pedagang, Petani, Peternak, dan Membumikan Nilai Gotong Royong Sebagai Ikhtiar Menuju Kemandirian Ekonomi Masyarakat Menuju Indonesia Emas” itu, dihadiri Kepala Diskopdagperin Trisman Supriatna, Anggota Komisi II DPRD Sri Laelasari, Ketua DPW APPSI dan Pengurus DPD APPSI Kuningan.
Ketua DPD APPSI Kabupaten Kuningan, Gun M Lutfi Nugraha, menyampaikan bahwa APPSI akan berkolaborasi dengan komisariat pedagang pasar di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan.
“Di Kabupaten Kuningan ini terdapat 32 pasar. Kami akan membentuk komisariat perwakilan di setiap pasar,” ujarnya.
Selain membentuk komisariat, APPSI juga berencana untuk mendirikan koperasi simpan pinjam dengan bunga rendah guna membantu para pedagang mengatasi persoalan bunga tinggi pinjaman.
“Saat ini bunga pinjaman di Kuningan berkisar 15-17%. Insya Allah, APPSI akan menawarkan bunga yang lebih rendah dengan berkolaborasi bersama pemerintah pusat dan provinsi untuk memberdayakan ekonomi para pedagang,” tambahnya.
Saat ini, struktur kepengurusan DPD APPSI terdiri dari 15 orang pengurus dengan berbagai bidang yang berfokus pada pemberdayaan sumber daya manusia di lingkungan pasar.
“Harapannya, APPSI bisa menjadi wadah bagi pedagang pasar untuk mengembangkan kapasitas mereka,” tegasnya.
Lebih lanjut, APPSI juga berencana bekerja sama dengan RNI dalam stabilisasi harga bahan pokok seperti minyak, terigu, dan daging.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan operasi pasar guna menjaga kestabilan harga,” jelasnya.
APPSI juga berkomitmen untuk bertindak tegas terhadap praktik penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami akan bekerja sama dengan Satgas Ketahanan Pangan. Jika ada yang menimbun barang hingga menyebabkan lonjakan harga, kami akan mengambil tindakan tegas,” tegasnya.
Gun juga mengungkapkan harapannya agar APPSI dapat bersinergi dengan program-program ketahanan pangan pemerintah pusat.
“Pembina APPSI di pusat adalah Presiden Prabowo, dan Ketua Umum APPSI di pusat adalah Wakil Menteri Pertanian. Dengan sinergitas ini, kami berharap program ketahanan pangan dapat terwujud di Kuningan,” tutupnya. (ddn/mgg)