Pohon Cinta yang Tak Lagi Punya Cinta

CILEBAK (MASS) – Terletak di Bahot, persis pinggir jalan yang menghubungkan Desa Jalatrang dan Desa Cilebak, sebuah pohon berdiameter 1 meter berdiri tegak. Daunnya sudah banyak yang berguguran karena kering. Tapi untuk beberapa generasi, pohon itu cukup dikenal dengan sebutan yang unik. Pohon Cinta.

Seorang warga Desa Jalatrang, Finy Sofiyani (22) tergelitik ketika ditanyai soal pohon cinta, dirinya menyebut, pohon yang menjulang ditengah pemandangan sawah memang terkenal. Mungkin saja jika zaman media sosial sudah sepesat sekarang, pohon cinta bisa jadi viral.

“Rumor yang terkenal dan beredar pada masanya, dulu mah rindang banget,” kenang Finy, Jumat (01/11/2019).

Finy sempat bercerita soal rumor-rumor yang dulu sempat didengarnya di tempat itu. Pohon Cinta bukan sembarang sebutan biasa.

“Dulu pas rindang, kalo gak salah ya emang ada yang bentuknya kayak hati. Terus jadi banyak tempat ketemu pacaran gitu,” ujarnya.

Tempat yang dulunya rindang dan indah saat ini sudah kering dan gersang. Musim kemarau panjang dan banyakna kendaraan bermotor, membuat generasi sekarang tidak terlalu mengenal lagi pohon cinta.

“Dulu tuh, kalo mau upacara agustusan di kecamatan, jalan kaki beberapa kilo, pasti kelewatan. Ya enak aja keliatannya juga, rindang, adem, enaklah kalo buat neduh. Kalo yang punya kenangan di sana pasti menyayangkan, bersejarahnya itu lho,” tuturnya.

Saat ini kondisi pohon cinta memang sudah tak lagi cantik dan rindang. Separuh pohon malah sudah rubuh terbelah. Generasi sudah berganti. Kondisi sudah berubah. Kendaraan bermotor sudah sangat banyak, imbasnya pejalan kaki sudah sangat sedikit, apalagi para pelajar dan anak muda.

“Tau sih bahot mah, sering lewat. Tapi gak tau ada pohon cinta,” ujar Reiza (17) pelajar kelas XI di SMAN 1 Subang. (eki)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com