Banyak Wisatawan Dibuat Kecewa

KUNINGAN (MASS)- Libur Lebaran sudah usai . Ternyata banyak cerita yang dibalik liburan tersebut terutama tentang para wisatawan yang datang ke Kuningan. Saat ini Kabupaten Kuningan sudah menjadi destinasi wisata karena banyak pilihan.

Selain banyak yang puas bisa menghabiskan libur lebaran di Kuningan. Tidak sedikit juga pada wisatawan yang kecewa ketika berkunjung ke tempat objek wisata.

Mereka banyak yang kecewa terutama masalah fasilitas yang tidak sesuai dengan apa yang dipromosikan di medsos. Bukan hanya itu, masalah jalan yang banyak rusak dan yang tidak kalah penting masalah tiket yang bandrol tidak sesuai dengan fasilitas.

Salah satu objek wisata menjadi perbincangan di Medsos adalah Bumi Pelangi Jalakasana. Objek wisata baru ini banyak dikeluhkan karena fasiltas tidak sesuai dengan apa yang dipromosikan.

Keluhan ini disampaikan oleh Erwin Fernandez  di Grup FB POK (Pasar Online Kuningan. Ia membuat posting pada tanggal 11 Juni.

Dalam cuitannya ia menulis setelah Hari Raya Idul Fitri  bersama keluarga memutuskan untuk liburan ke Kuningan. Dengan bermodal informasi dari akun IG @pesonakuningan dan @kuninganhitsss yang dimana akun tersebut sering mempromosikan tempat – tempat wisata alam kuningan yang indah, sejuk, dan memanjakan mata.

Seperti biasanya lanjut dia, sebelum  berwisata  terlebih melihat – lihat postingan di 2 akun IG tersebut untuk memilih tempat wisata yang akan dituju. Tetapi ada 1 tempat wisata yang membuat ia sekeluarga sangat sangat kecewa dan tidak sesuai ekspektasi yaitu tempat wisata “Bumi Pelangi”.

Ia mengira kira kolam di bumi pelangi bersih tapi kenyataannya kotor dan berlumut hanya ada 1 kolam yang bisa dipakai berenang yaitu kolam yang paling atas. Bukan hanya itu  akses jalan menuju tempatnya pun sangat hancur.

Erwin mengaku, datang 1 mobil yang berisi 2 anak kecil dan 6 orang dewasa harus membayar sebesar Rp160 ribu karena harga tiket masuknya Rp20 ribu/org dan parkir kendaraan sebesar Rp5000/mobil.

“Walaupun saya dengar tempat ini baru dibuat, tetapi seharusnya pengelola menjaga kolam – kolam tersebut agar terlihat selalu bersih dan bisa di pakai untuk berenang para pengunjung bukan sekedar pajangan. Kami jauh – jauh dari Jakarta ke kuningan masa cuma liat kolam yang penuh lumut dan kotor. Bukan masalah soal biaya tapi masalah waktu yang terbuang sia – sia. Semoga ke depannya pengelola tempat wisata “Bumi Pelangi” semakin berbenah melakukan perbaikan serta pelayanan yang semakin baik,” ujarnya.

Sekedar informasi Erwin mewakili kebanyakan wisatawan yang datang. Tentu keluhan ini bisa menjadi cambuk bagi pengelola dan bukan hanya satu tempat melainkan banyak tempat.

Sementara itu, ketika masalah ini konfirmasikan kepada pihak Bumi Pelangi melalui akun IG bumi pelangi. Mereka mengucapakan terimakasih atas masukan dari pengunjung dan berjanji tahun depan akan lebih baik lagi. (agus)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com