Adanya Bus Kemuning, Taman Purbakala Cipari Lebih Dikenal

KUNINGAN (MASS)-  Keberadaan Bus Kemuning  bantuan dari Pemprov Jabar dan bank bjb berdampak positif  untuk pengenalan wisata sejarah kepada masyarakat Kuningan. Salah satunya adalah keberadaan Taman Purbakal Cipari.

Tidak bisa dipungkiri keberadaan peninggal pra sejarah ini lebih ‘seksi’ dibahas di dalam bukan sejarah dibanding dikunjungi, termasuk warga Kuningan sendiri. Para pelajar Kunginan sendiri lebih suka pergi ke Yogyakarta dari pada di Cipari, karena dianggap tidak menarik.

Padahal kalau mau jujur Taman Purbakal Cipari justru dibangun pada jaman prasejarah, sehingga sejarahnya lebih menarik.  Namun, karena minim promosi jangankan warga luar, warga Kuningan sendiri banyak yang tidak tahu.

“Seumur hidup di Kuningan saya baru kali ini berkunjung ke Taman Purbakala Cipari. Sehingga adanya Bus Kemuning sangat positif,” ujar Ade W Hakim salah seorang penumpang kepada kuninganmass.com, Sabtu, (15/6/2019).

Ia mengaku, dengan hanya mengeluarkan uang Rp20 ribu ia sudah mengetahui taman Purbakal Cipari. Titik star dari Tamkot menuju Sukamulya – Cigugur – Taman Purbakala Cipari – Gunung Keling – Taman Cirendang – kembali ke Tamkot.

“Benar-benar puas dan sebanding karena 20 menit kita bisa mengunjungi Taman Purbakala Cipari. Tentu bisa mengenalkan sejarah sejak dini kepada anak-anak. Ini penting tertutama para pelajar,” ujar Ade lagi.

Ade Iya,menyerakan agar lebih betah pengunjung perlu ditingkatkan inovasinya. Guide-nya perlu yang lebih ekspresif agar  tidak bosan selama  di perjalanannya . yang ada saat ini juga sudah bagus dan lucu,  hanya  masih lebih banyak diamnya.

Sementara itu, Pengelola Bus Kemuning Toto Tipung mengaku, sehari  bus  hanya mammpu menarik empat trip karena satu kali trip menghabiskan waktu 2 jam. Adapun Jadwal kebarangkatan adalah  jam 08.00, 10.00, 13.00, 15.00 WIB.

Diterangkan, untuk masalah tiket akan disediakan 2 jenis yakni  satu untuk umum atau dewasa Rp20 ribu. Lalu, untuk anak-anak atau anak sekolah Rp10 ribu. Tarif ini sudah hasil perhitungan sehinga tidak akan memberatkan penumpang.

“Maksimal penumpang yang kita angkut adalah 20 orang sesuai dengan tempat duduk. Ada busnya ini tentu selain ajang hiburan juga untuk mengenalkan keberaadaan tempat wisata di Kuningan salah satunya adalah Taman Purbakala Cipari,” jelasnya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com