Mampir ke Kampoeng Ramadhan, Rasakan Sensasi Bulan Puasa Tempo Dulu

KUNINGAN (Mass)- Bagi anda yang ingin merasakan suasana bulan puasa tempo dulu. Bisa mampir ke Hotel Horison Tirta Sanita. Pasalnya, di hotel yang berada di kawasan wisata itu  ada Kampoeng Ramadhan.

Konsep yang ditawarkan dalam Kampoeng Ramadhan adalah suasana tempu dulu dimana ada aneka permainan tradisional. Tamu hotel seolah kembali ke masa lalu dimana ada permainan ular tangga, gangsing, gugunungan, yoyo dan banyak lagi.

Setelah adzan magrib tiba maka akan disediakan menu makanan yang sangat lezat mulai dari aneka gorengan hingga menu lainnya . Uniknya makanan tersebut dinamai dengan Bahasa Sunda sehingga yang menyantap benar-benar melayang ke masa lalu.

“Kami sengaja melaunching Kampoeng Ramadhan karena banyak pesan yang disampaikan dari konsep yang kami luncurkan. Sebagai contoh dengan adanya permainan tradisional akan melatih motorik anak-anak dan kami memperkenalkan dengan pendekatan baru,” ujar GM Horison Tirta Sanita Reffino Mutsernar usai launcnhing Kampoeng Ramadhan.

Refino menyebutkan, sensasi ini bisa dirasakan oleh semua warga dengan hanyan membayar Rp88 ribu. Dengan uang sebesar itu akan membuat puasa tahun ini lebih bermakna terlebih dilakukan dengan orang-orang yang tercinta.

Pada kesempatan tersebut Refino menerangkan, bagi mereka yang ingin merasakan Ramadhan di hotel pihaknya menawarkan paket Ramadhan. Dengan budget Rp549.000 maka akan merasakan menginap satu malam di kamar dulexe, makan sahur dua orang. Begitu juga untuk takjil.

Sementara itu, acara yang sediaanya dibuka oleh Bupati Kuningan H Acep Purnama itu  tetap berlangsung meriah. Kades Cigandamekar Eman menerangkan, dengan danya konsep Kampoeng Ramadhan maka Hotel Horison tetap menjaga tradisi dan juga mengajak generasi muda untuk tetap melestarikan permainan tradisional.

“Saya yakin semua orang akan tertarik karena akan merasakan sensasai yang luar biasa, dimana bisa  mencoba melakukan permain tradisional yang saat nyaris sudah tidak dipermainkan lagi oleh anak-anak generasi sekarang,” jelas Eman. (agus)

 

 

 

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com