Penjual Nasi Kasreng Sumringah

KUNINGAN (MASS)- Atin bersama suaminya bernama Jojo terlihat sumringah. Pagi itu, ia semangat melayani konsumen yang datang ke warungnya yang terletak di Jalan Luragung-Cibingbin.

Ya, hampir sepakan ini pasca lebaran para penjual nasi kasreng yang berjejer di sepanjang Jalan di Desa Luragunglandeuh mulai mengais rejeki.

Mereka hampir stres karena nyaris tiga bulan tidak berjualan. Wabah corona telah merampas usaha mereka yang dirintis sejak lama.

“Saya sudah berjualan sejak Selasa. Pelan-pelan konsumen mulai datang. Pada saat bulan puasa tidak berjualan karena kan PSBB,” ujar Atin mengawali cerita kepada kuninganmass.com, Minggu (31/5/2020).

Ia mengaku, ketika usaha sepi benar-benar down, karena modal yang dimiliki habis buat makan, sehingga usaha yang sekarang adalah modal baru.

“Dulu  sehari minimal Rp1 juta, sekarang baru Rp300 ribu, saya dan suami semangat dan terus berdoa. Apalagi sekarang PSBB sudah longgar karena menuju new normal,” ujarnya.

Dari pantauan bukan hanya warung Atin, tapi warung yang lain pun terlihat ramai oleh pembeli.

Meski aturanya tidak boleh makan ditempat, tapi mereka keukeuh karena kurang enak kalau makan di rumah.

Sekadar informasi nasi kasreng merupakan makanan khas Kuningan. Kasreng berkembang di Kecamatan Luragung dan warungnya berjejer sepanjang jalan Luragung-Cibingbin.

Makanan ini adalah nasi yang dibungkus segi tiga, dengan menunya sambel, ebi, dan lalapannya adalah toge mentah.

Selain itu juga ada ikan beunteur dari sungai, goreng tempe, goreng tahu, daging ayam dan banyak menu lainnya yang dijamin enak.

Saking enaknya nasi kasreng, Presiden SBY memilih menyantap menu ini ketika berkunjung ke Kuningan. Apakah anda penasaran? (agus)