Connect with us

Hi, what are you looking for?

Incident

Bukan 47 Pohon, Tapi Lebih Dari 100

KUNINGAN (MASS) – Setelah adanya aksi demo ke Kantor Perhutani terkait kasus Ujang, Rabu (6/2/2019), pihak Perhutani mengungkapkan fakta baru terkait jumlah kayu yang ditebang oleh Ujang. Seperti diketahui dari hasil penyelidikan bahwa yang ditebang itu adalah 47 batang pohon. Justru Perhutani memberikan keterangan lain melalui Danru Polhutmob KPH Kuningan, Dedi Mulyadi.

Baca juga: https://kuninganmass.com/incident/tebang-pohon-ujang-terancam-penjara-5-tahun/

“47 batang pohon itu mutlak. Kalau dihitung bukan 47, banyak lebih dari 100. Terkait kayu yang sudah diangkut ke Luragung itu di luar kasus Pak Ujang. Itu mutlak bencana, saya amankan kayunya,” ujar Dedi Mulyadi kepada kuninganmass.com setelah peserta demo meninggalkan Kantor Perhutani.

Dedi menjelaskan, awal penangkapan berdasarkan laporan dari masyarakat setempat bahwa telah terjadi penebangan pohon di wilayah RPH Pakembangan 40b. Setelah dicari informasi, muncullah nama Ujang yang menebang pohon.

“Pak Ujang mengaku sendiri, ‘saya yang menanam, saya yang menebang. Itu perjanjiannya seperti itu’. Kata saya itu bukan seperti itu yang dinamakan perjanjian. Di akta notarisnya sudah tertuang,” tegas Dedi.

Setelah balik kanan, lanjut Dedi, Ujang disarankan untuk datang ke Kantor Garawangi karena sudah terbukti melakukan tindak pidana hutan. Jika tidak diproses, Perhutani lagi yang kena, karena itu berdasarkan informasi masyarakat.

“Makanya yang diutarakan itu (aksi demo) diluar pengertian. Saya juga tidak mengerti maksud dari perkataan saudara RT dan lain-lainnya banyak yang tidak nyambung. Yang tadi itu (aksi demo) Perhutani diputarbalikkan fakta,” ketus Dedi.

Menurutnya, jika Pak Ujang nemamam kembali setelah menebang, maka risikonya bukan seperti ini.

Ditempat yang sama, Kepala KPH Kuningan Uum Maksum mengatakan, Perhutani menerima seluruh aspirasi yang disampaikan oleh peserta aksi. Namun, bukan untuk membebaskan Ujang, karena proses hukum sedang berjalan.

“Kalau Perhutani mendapatkan pelaku lalu dilaporkan ke Polisi, itu prosesnya di Polisi. Kita sepakat, junjung tinggi supremasi hukum. Saya tidak ingin mencederai hukum. Saya jamin, andaikan ada oknum Perhutani yang melanggar, pasti kami akan proses. Kami tidak akan pandang bulu. Ayo junjung tinggi hukum, saya tidak ingin diplintir-plintir” tegasnya.

Berbicara hukum, lanjutnya, dirinya meyakinkan Perhutani menjunjung tinggi hukum. Untuk yang sedang proses, tunggu saja sampai selesai.

“Adapun aspirasi yang disampaikan masyarakat, mungkin kami banyak kekurangan dalam pelaksanaan di lapangan atau banyak pemahaman yang belum sampai menyeluruh di masyarakat,” kata Uum, sapaan akrabnya. (ali)

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Anything

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Komisariat Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan menggelar serangkaian...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan kembali menggelar kegiatan rutin Pesantren Kilat pada bulan Ramadan. Kegiatan...

Education

KUNINGAN (MASS) – PMII Kuningan menggelar diskusi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan di Mini Theater Edukatif (MTE) baru-baru ini. Dlam diskusi tersebut,...

Education

KUNINGAN (MASS) – Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan (STAIKU), yang baru berdiri sekitar tiga tahun, menjadi wadah bagi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk...

Anything

KUNINGAN (MASS) — Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si dan Tuti Andriani, SH., M.Kn, menjadi momen sakral yang menandai...

Government

KUNINGAN (MASS) – Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si dan Tuti Andriani SH MKn, telah dilantik sebagai pemimpin baru Kabupaten Kuningan Pada Kamis...

Education

KUNINGAN (MASS) – Fadlan dan Elsa, terpilih sebagai nahkoda di PMII dan KOPRI PMII Komisariat STAI Kuningan. Keduanya terpilih sebagai ketua, dalam Rapat Tahunan...

Education

KUNINGAN (MASS) – Rapat Tahunan Komisariat (RTK) XIII PMII Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan baru saja selesai diselenggarakan, Kamis – Jumat (6-7/2/2025). Dalam RTK...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kuningan, menilai kinerja Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuningan lelet, lamban bahkan tidak...

Education

KUNINGAN (MASS) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Sunan Kalijaga Unisa, baru saja menggelar pertemuan perdana antara jajaran pengurus baru dengan seluruh anggota...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Kuningan, melakukan aksi unjuk rasa ke Gedung DPRD Kabupaten Kuningan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi prilaku salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Kuningan yang diduga melakukan perselingkuhan dengan istri sah orang lain, saya mengutuk keras...

Social Culture

KUNINGAN (MASS) – Pengurus Rayon Sunan Kali Jaga (SKJ) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) menggelar kegiatan kumpulan perdana pada...

Anything

KUNINGAN (MASS) – PMII Komisariat Unisa Kuningan, kali kedua menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba). Kali ini, kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Rayon yang ada...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kuningan adalah kabupaten repesentatif moderasi beragama. Mulai dari perbedaan agama hingga aliran kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Kabupaten Kuningan. Menyikapi isu...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kabupaten Kuningan hampir rampung. Meski secara substansial berjalan sesuai prosedur demokrasi, tingkat partisipasi masyarakat menjadi isu yang...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pada Selasa (26/11/2024), menjelang hari pencoblosan Pilkada Serentak, KPU Kuningan menggelar sosialisasi serentak bersama sejumlah Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Kegiatan tersebut melibatkan...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Pilkada Serentak 2024 semakin dekat, semua pihak perlu mempersiapkan diri untuk berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam Pilkada. Hal itu...

Education

KUNINGAN (MASS) – Pengurus PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Komisariat Universitas Islam Al Ihya (UNISA) Kuningan baru saja menyelenggarakan kegiatan MAPABA Raya 2024, Jumat...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ribuan masyarakat Kuningan akan segera menyerukan hak suara nya dalam perhelatan politik pemilihan kepala daerah (pilkada) . Terhitung tinggal 18 hari...

Government

KUNINGAN (MASS) – Gagal bayar Pemda Kabupaten Kuningan dianggap polemik yang sempat hilang ditelan kepentingan, dan muncul kembali karena ada kepentingan Pilkada. Pernyataan menohok...

Education

KUNINGAN (MASS) – PC PMII (Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kabupaten Kuningan membentuk Komisariat baru di Kampus STAI Kuningan. Pembentukan komisariat anyar itu...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan baru saja diambil sumpah jabatannya pada hari Senin (9/9/2024) lalu. DPRD...

Economics

KUNINGAN (MASS) – PC PMII Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kabupaten Kuningan bakal menggelar seminar ekonomi dan pariwisata yang terbuka untuk umum secara...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Meski kini H Yanuar Prihatin jadi satu-satunya kandidat yang diberi rekomendasi tahap 1 dari PKB, namun ternyata suara akar rumput banyak...

Government

KUNINGAN (MASS) – Pemasangan spanduk penolakan Penjabat (Pj) Bupati Kuningan Raden Iip Hidajat, ternyata ternyaya dilakukan oleh unsur mahasiswa, tepatnya PMII Komisariat Unisa. “Kejadian...

Advertisement
Exit mobile version