Teknologi Makin Canggih, Tak Bisa Gantikan Pohon

KUNINGAN (MASS) – Kemajuan teknologi menjadi salah satu percepatan pemanasan global. Hal tersebut diungkapkan salah satu mahasiswi asal Patala, Cilebak dalam rangka peringatan Hari Pohon Internasional, Kamis (21/11/2019).

Menurut mahasiswi semester 7 tersebut, Pohon merupakan unsur vital yang harus dijaga dan tidak tergantikan.

“Kita tahulah fungsinya, menyerap CO2 dan mengeluarkan Oksigen,” ujarnya.

Selain itu, Seli menyebut adanya Hari Pohon Internasional merupakan salah satu peringatan agar manusia tidak abai menjaga alam.

“Kalo soal sejarahnya kan Hari Pohon ini dilahirkan pada tahun 1872 oleh J. Sterling,” tambahnya.

Menurut Seli, hal itu merupakan Indikasi yang terlihat ancaman terhadap keberadaan pohon pada zaman itu sudah mulai terasa.

“Satu lagi yang tidak bisa kita hindari, polemik kertas, disisi lain dibutuhkan, disisi lain, kertas jadi alasan penebangan pohon sebagai bahannya,” imbuhnya.

Menurut Seli, penggunaan kertas tidak bisa dihindari karena meski kertas bisa didigatlisaai, namun tidak bisa sepenuhnya.

“Karya – karya ilmiah kan harus pakai kertas, jadi gak bisa dihindari juga. Yang bisa diusahakan cuman sekedar pemakaiannya yang dihemat. Satu lagi, pesan saya di hari pohon ini, mari kita rawat pohon, jangan sampai mati karena nantinya akan berbalik merusak kita sendiri,” pungkasnya. (eki)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com