Perayaan Imlek dan Harapan di Tahun Babi Tanah

KUNINGAN (MASS)- Selasa tepat jam 00.00 WIB semua warga Tionghoa merayakan tahun baru Imlek 2570 (2019), tak terkecuali di Kabupaten Kuningan.

Untuk di Kuningan perayaan di pusatkan di Kenteng Kun An Tong Kuningan Jalan Siliwangi No 44 Kecamatan Kuningan. Di tempat ini dilakukan kegiatan Sembahyang .

Pada Sembahyang tahun ini dipimpin oleh Oey Tek Coan (Aan Setiawan) dengan jumlah peserta 40 orang. Mereka warga Tionghoa terutama yang bergama Konghucu maupun Budha

Menurut Zodiak China, tahun sekarang adalah tahun babi tanah. Sejak pukul 21.00 WIB warga sudah berkumpul baik dari wilayah kota maupun dari pinggiran kota.

Tepat pukul 00.00 proses sembayang dimulai. Para jemaah dengan khusus mengukuti doa-doa yang dilantunkan oleh sang pemimpin.

Inti dari doa yang diminta adalah agar pada tahun ini diberi keberkahan  dalam sagala hal. Sementara  itu prosesi sembayang sendiri hanya berlangsung sekitar 25 menit.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan faiciyu atau bersulang dengan anggur. Setelah air anggur itu diminum mereka saling mengucapkan selamat  sata sama lain. 

“Tentu harapannya adalah tahun ini usaha lancar, Indonesa damai dan yang terpenting ada hajatan besar dimana ada Pemilu. Semoga semua lancar dan tidak terjadi kerusahan yang akan merugikan kita semua,” ujar
Ketua Yayasan Tri Dharma Klenteng Kun An Tong Toto Heryanto (Poey Lok Tek) .

Menurut dia, sebelumnya  warga Tionghoa yang ada di Kuningan melakukan bhakti sosial berupa pemberian paket sembako kepada warga,  baik yang berada di berbagai kecamatan maupun yang berada di lingkungan klenteng.

Di klenteng sendiri dilakukan pemandian terhadap patung-patung berikut pergantian baju. Selain itu juga pembersihkan wadah abu yang biasa digunakan untuk berdoa. 

“Total ada 500 paket yang kami sebar. Jumlahnya setiap tahun terus meningkat,” ujarnya.

Toto menyebutkan, pada saat malam perayaan semua tokoh agam diundang dan yang menyenangkan bisa makan bersama karena pihaknya menghidangkan makanan halal. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com