Pasca Banjir, 10 Ribu Sapi dan Kerbau Mendapatkan Perawatan

KUNINGAN (Mass)- Bukan hanya warga di tujuh desa di Kecamatan Cibingbin  yang mendapatkan penanganan pasca terjadi bencana banjir bandang. Tapi, juga hewan ternak khusunya sapi dan kerbau juga dikontrol kesehatnnya.

Tim yang terjun ke desa-desa untuk melaksankan baksos adalah gabungan dari  Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan. Lalu,   Balai Inseminasi Buatan Lembang, Balai Veteriner Subang dan Persatuan Dokter Hewan Indonesia Wilayah 3 Cirebon.

“Kami bukan hanya melaksankan baksos untuk memeriksa kesehatan hewan ternak, tapi juga melakukan Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab),” jelas Kadistan Kuningan Ir Hj Triastami melalui Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Suhyana SP, Kamis (9/2/2017).

Pria yang dipanggil Nana itu menerangkan, kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari. Tim akan memeriksakan kesehatan hewan ternak dan memberikan obat agar mereka kembali normal.

“Hewan juga seperti manusia bisa stress, maka kita berikan pengobatan pasca terjadi banjir. Bukan hanya itu tapi juga asupan vitamin dan pengobatan luka,” tandasnya.

Dengan upaya ini maka diharapkan hewan ternak bisa kembali ke kondisi normal. Dengan normal maka mereka akan mudah berkembang biak sesuai dengan keinginan pemiliknya.

Pada hari pertama lanjut dia, baksos dilaksanakan di Desa Dukuhbadag. Dari total 1.000 sapi dan kerbau baru tertangani 800 hewan. Kegiatan terus dilanjutkan hingga ke semua desa.

“Di Kecamatan Cibingbin populasi sapi dan kerbau mencapai 10 ribu. Jumlah itu harus kami tangani dan Insa Allah bisa meski waktu mepet. Kami sendiri menerjunkan tim sangat banyak,” jelas Nana.

Untuk saat ini kata dia, pihaknya hanya fokus kepada dua jenis hewan. Sedangkan kambing dan domba yang jumlahnya lebih banyak tidak bisa tertangani.

Ditambahkan, pihak Distan mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari berbagai pihak. Dengan begini maka hewan yang mengalami stress dan luka bisa kembali normal. (agus)

 

 

 

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com