“Ngurus Emosinya aja Belum Mampu, Bagaimana Mengelola Persoalan Kuningan”

KUNINGAN (MASS)-  Kejadian ribut dua pejabat di Pendopo Kuningan membut prihatin semua pihak. Warga Kuningan yang mengetahui kejadian ini terutama melaui pemberitaan online mengecam tindak tidak terpuji itu.

Direktur Merah Putih Institut Boy Sandi Kartnagara turut angkat bicara. Menururtnya, papun alasannya, insiden nyaris baku pukul antara pejabat tersebut sangat  memalukan.

Apalagi lanjut dia, TKP-nya di Pendopo, sebagai tempat yg harus dijaga wibawa dan kehormatannya. Ironisnya lagi, pada saat pelantikan Penjabat Sekda.

“Ini memcerminkan kekurang-matangan sikap perilaku pejabat daerah yang harusnya menjaga marwah jabatannya dengan perilaku-peilaku  bijaksana. Kalau memang mereka memiliki bakat dibidang tarung fisik, ada bagusnya disalurkan untuk membina olah raga beladiri di Kuningan,” tandasnya kepada kuninganmass.com Senin (21/3/2018) usai kejadian

Jangan kemudian lanjut Boy, kemampuan itu digunakan untuk meluapkan emosi kepada sesama pejabat. Dari kejadian ini, paling tidak Penjabt Sekda punya tugas perdana yang mulia yaitu mendamaikan bawahannya yang sedang berselisih.

“Jangan sampai publik menilai bagaimana mereka mau mengelola persoalan Kuningan dengan baik, wong ngurus emosinya aja belum mampu,” tandas pria berambut gondrong itu.Boy yang juga identik dengan kacamata hitamnya itu menambahkan, masyarakat sudah sangat berduka dengan terpaan bencana  di Kuningan,  yang membuat mereka harus berdesakan di tempat pengungsian.

“Tak perlu lagi menambah luka dengan tontonan tak lucu dari pejabat tinggi yang seharusnya bisa jadi pengayom bagi kita semua,” ketusnya sambil geleng-geleng kepala. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com