Oposisi itu Mulia, Oposisi itu adalah Upaya Menjaga Marwah Demokrasi

KUNINGAN (MASS) – Nilai-nilai Demokrasi sebuah bangsa tidak akan tumbuh sehat jika para pemangku mandat rakyat hanya mewakili satu pandangan tanpa ada kekuatan yang mampu mengimbangi dan mengkritisinya.

Menurut saya Oposisi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan menjadi salah satu fondasi bangsa yang menetapkan diri sebagai negara demokrasi.

Jika terjadi kekuatan oposisi yang seimbang maka akan membuat pemerintah yang berkuasa ‘terjaga’ dan menyadari ada pihak lain yang bisa saja memberikan tawaran kebijakan yang lebih baik. Oposisi diperlukan pemerintah sebagai stimulus untuk meningkatkan kinerja. Jadi ini merupakan hal yang positif dan mulia.

Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika pemerintahan tidak memiliki alat kontrol gara-gara hampir seluruh partai politik akhirnya bergabung ke kekuasaan. Pemerintahan tentu akan berjalan sesuka hati.

Kondisi Pemerintah saat ini, juga bakal sulit untuk bergerak lincah jika harus mengakomodasi begitu banyak kepentingan. Yang terjadi malah percekcokan internal koalisi pemerintahan. Sebuah kebijakan sangat mungkin akan diributkan internal pemerintahan sendiri. Ujung-ujungnya kepentingan rakyat pula yang dikorbankan.

Hadirnya oposisi yang relatif solid sebagai penyeimbang yang sebetulnya sudah merupakan keharusan untuk menjaga iklim demokrasi.

Kondisi ini harus direspon positif di Kuningan dengan adanya koalisi Kuningan Bersatu di parlemen. Ini merupakan penerapan pola demokrasi modern yang akan terjadi di kuningan. Dengan tujuan terwujudnya iklim demokrasi yang sehat, sehingga diharapkan dapat melahirkan kebijakan-kebijakan yang “pro poor, pro growth, pro environment, pro job.”

Ini hanya seruan moral

Mari JAGA MARWAH DEMOKRASI

Thony Indra Gunawan
Masyarakat saja

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com