Karnaval Kurang Menyentuh Masyarakat Desa dan Pelajar

KUNINGAN (MASS) – Pawai karnaval merupakan acara tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Kuningan. Sejatinya pawai karnaval disuguhkan untuk masyarakat Kuningan agar mengetahui seberapa besar kebudayaan dan kesenian yang dimiliki Kabupaten Kuningan kepada masyarakat luas khususnya di Kuningan, umumnya untuk seluruh masyarakat di Indonesia dan luar negeri. Tujuan khususnya agar seluruh masyarakat Kuningan lebih mencintai lagi Kuningan yang kaya akan ragam budaya, kesenian dan sebagainya.

Namun ada hal yang sangat disayangkan. Dari meriahnya pawai karnaval yang digelar di depan pendopo Kabupaten Kuningan terutama dari sisi peserta dan penonton. Penyelenggara kurang memberikan informasi dan penekanan kepada masyarakat desa dan sekolah-sekolah yang jauh dari pusat kota sehingga masih banyak masyarakat acuh dan masih banyak anak-anak sekolah yang masih belajar seperti hari-hari biasanya.

Padahal pawai karnaval itu lebih bisa semarak dan meriah jika masyarakat desa dan sekolah lebih bisa diikutsertakan. Banyak dampak positif yang dapat diambil, salah satunya yaitu masyarakat desa dan anak sekolah akan belajar tentang kebudayaan dan kesenian yang dimiliki Kabupaten Kuningan sehingga masyarakat dan anak sekolah akan mempunyai kecintaan yang lebih terhadap Kabupaten Kuningan.

Justru dengan tidak meratanya penyelenggaraan, masyarakat desa dan anak sekolah kurangnya keterlibatan akan mempunyai dampak negatif seperti masyarakat desa acuh terhadap kebudayaan dan kesenian Kabupaten Kuningan. Bahkan lebih parahnya lagi jika anak sekolah kurang diikutsertakan, anak sekolah cenderung banyak yang minggat/ngecot, malas, dan tidak fokus dalam belajar karena sejatinya mereka ingin ikut terlibat walaupun hanya sekedar menonton dalam memeriahkan pawai karnaval HUT Kabupaten Kuningan.***

Penulis: Nurlastori

Masyarakat Kecamatan Ciawigebang

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com