Jangan Ada Dualisme, IMM Hanya Satu

KUNINGAN (MASS) – Musycab IMM Kuningan XIII sampai saat ini belum beres, Tiga Komisariat menggugat musycab tersebut, yaitu Komisariat Unisa Kuningan, Komisariat Stikes Kuningan & Komisariat STKIP Muhammadiyah Kuningan. Atas dasar musycab tersebut dalam pelaksanaanya tidak memakai tanfidz yang sudah disahkan pada Muktamar Malang.

Seharusnya yang pakai itu adalah tanfidz Malang. Namun dalam pelaksanaanya musycab IMM Kuningan memakai tanfidz Solo, padahal tanfidz tersebut sudah tidak berlaku, maka itu adalah kesalahan besar dalam pelaksanaan musycab IMM Kuningan.

Maka dari itu formatur IMM terpilih adalah hasil dari tanfidz Solo yang sudah tidak berlaku, maka sangat fatal sekali kesalahannya.

Untuk itu dengan ini saya sampaikan kepada formatur terpilih jangan keluar rumah dulu, rumah kita sedang sakit, dalam artian selesaikan dulu urusan internal bukan sibuk ngurusin pihak external, bereskan permasalahan satu persatu yang sedang dihadapi, dengan memprioritaskan permasalahan internal IMM Kuningan.

Dengan hal tersebut formatur tidak mencerminkan nilai anggun dalam moral, unggul dalam intelektual, bahkan menjadi bahan tertawaan di hadapan kader IMM Kuningan.

Kemudian dari pada itu kita ketahui bersama dengan munculnya kesepakatan di hadapan panlih, DPD IMM Jabar, pihak penggugat & formatur terpilih bahwa menyepakati musycab IMM XIII ditangguhkan.

Apa arti sebuah kesepakatan tersebut jika kesepakatan itu di khianati.
Mari ngaji diri dan mengedepankan etika organisasi, semua ini untuk kepentingan IMM bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan.

Penulis: Alfi Aulia H (Kader IMM Kuningan)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com