Makna Gerhana Bulan Malam Ini Menurut Ulama

KUNINGAN (MASS) – Baru-baru ini masyarakat akan dikejutkan dengan fenomena penampakan Gerhana Bulan yang akan terjadi pada dini hari nanti 00.15 – 03.22 WIB, Sabtu (28/7/2018). Namun sebagian masyarakat rupanya masih ada yang merasa kuatir terjadinya dampak negatif atas hal tersebut.

Seperti yang dilansir berbagai media massa, kemunculan gerhana bulan pada abad 21 ini merupakan gerhana dengan durasi paling lama hingga hitungan jam. Selain itu, ditambah pula dengan adanya kemunculan planet mars yang bersinar.

Bahkan dikatakan gerhana bulan kali ini akan berdampak kepada semua orang, itu pun tergantung pada zodiaknya masing-masing.

Menurut Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Jambar Kecamatan Nusaherang Drs K Jumhaer, pemahaman Jahilliyah yang jauh dari ajaran Islam yang mengatakan fenomena ini akan membawa petaka, wabah penyakit, akan adanya pergantian pemimpin dan lain-lain. Ia mensinyalir masih ada saja warga yang beranggapan seperti itu, khususnya masyarakat awam pedalaman.

“Malah ada juga yang mengaitkan hal ini dengan kematian putranya Nabi Muhammad SAW, padahal itu hanya kebetulan saja, dan rosul pun menyanggahnya,” ujarnya, Jum’at (27/7/2018).

Dia pun menuturkan hadits riwayat Bukhori yang artinya “Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan dua tanda keagungan Allah. Terjadinya gerhana bukanlah disebabkan oleh matinya seseorang atau hidupnya seseorang. Maka apabila kamu sekalian menyaksikan gerhana, maka berdo’alah kalian dan bertakbirlah kalian dan shalatlah kalian serta shodaqohlah kalian”.

Kemudian ditambahkan pula penjelasannya oleh Ust Ahmad muqimuddin LC salah satu pengajar di Ponpes tersebut. Ia mengatakan terjadinya fenomena alam ini agar manusia berpikir atau berintropeksi diri.

“Disinilah kita dituntut untuk melakukan Intropeksi, betapa lemahnya kita. Bayangkan kita yang kecil, bumi, matahari dan bulan yang besar dengan gampangnya Allah lenyapkan, nah apa lagi kita makhluk kecil,” ujarnya yang juga lulusan sarjana di Negeri Yaman.

Serta dijelaskan pula dalam Al-qur’an surat Al-imron ayat 190. Disana dikatakan Allah menciptakan bumi, langit, perputaran waktu siang dan malam. Itu semua merupakan tanda atas kekuasaan Allah, namun hanya bagi orang yang berakal atau berpikir akan hal tersebut.

“Pertanyaannya apakah kita termasuk orang yang menggunakan akal dengan benar atau tidak?,” tukasnya. (argi)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com