Kisah Istri Bupati Dengan Anak Punk

KUNINGAN (MASS)- Ada peristiwa langka yang dilakukan Ketua TP PKK, Hj. Ika Acep Purnama ketika edang membersihkan sampah di alan Pramuka tepatnya di simpang tiga Lembursukun. Saat itu Ika Acep Purnama sedang melakukan Jumat Bersih, tepat di jalan tersebut satu unit mobil truk besar berhenti dan didapati mengangkut puluhan pemuda pemudi tanggung yang tergabung dalam Anak Punk dan mereka turun dari mobil tersebut.

Sontak hal itu membuat Ika kaget dengan kehadiran mereka. Tanpa berusaha menjaga jarak bahkan memberi sekat, Ia langsung memanggil puluhan anak punk itu yang terlihat hendak menyeberang jalan menuju arah Kuningan kota. Mereka pun menghampiri dan mau diajak berbincang.

Dengan jiwa merakyat yang tertanam dalam diri Ika Acep Purnama. Ia duduk melingkar bersama mereka dan tanpa canggung menanyakan satu per satu asal mereka, dan diketahui mereka semua dari luar Kuningan. Anak-anak punk pun terlihat senang karena suka tidak suka hanya tatapan sinis yang mereka dapatkan ketika melintas di jalanan, tapi justru oleh istri bupati disapa.

“Kita bukan warga Kuningan, ada yang dari Tasik Banjar, Rancaekek dan ciamis. Kami naik mobil truk dari Banjar, ke sini hanya sekadar bermain,” kata salah satu anak punk itu.

Mereka mengaku akan melanjutkan perjalanan ke kota lain.  Kehadiran mereka tidak membuat Ika marah atau bahkan menyuruh mereka untuk pergi.

“Silahkan kalian singgah di Kuningan, jaga sikap dan kelakuan kalian. Dengan penampilan seperti ini apakah orang tua kalian mengetahui,” tanya Ika kepada mereka.

Ika hanya berpesan dan menekankan agar tidak berbuat hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri. Misalnya mabuk-mabukan dan berbuat anarkis.  Ia berharap ketika mereka sudah merasa cukup bermain disini, dipersilahkan kembali ke rumah masing-masing.

“Kasihan orang tua pasti menunggu dan mencari kalian, maka bergegas pulang dan kumpulah dengan keluarga karena itu hal yang terbaik,”harapnya.

Sekedar informasi di Kuningan sendiri perkumpulan anak punk cukup banyak. Mereka biasa bergerombol di Depan Toserba Terbit Kuningan. Selama ini pihak Dinsos PP dan PA sudah mengarahkan mereka namun belum berhasil. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com