Kisah Sukwan yang Jadi PNS Usai “Menerobos” dan Bertemu Presiden

KUNINGAN (MASS)- Setiap orang pasti punya cerita masa lalu, baik kisah menyenangkan atau menyedihkan. Begitu juga dengan Kepala Desa Babakanmulya Kecamatan Cigugur Oban Subari.

Selama ini banyak orang mengenal Oban sebagai kades. Padahal, sejatinya ia merupakan PNS yang awalnya ditugaskan di Dinas Kehutanan dan Perkebunan (sekarang bubar) dan tahun 2015 terpilih sebagai kepala desa.

Tidak banyak orang mengetahui proses Oban menjadi PNS. Kuninganmass.com akan mengupas dan berharap ada hal positif yang diperoleh.

Oban menjadi sukwan pada tahun 1993. Suka duka ia lewati menjadi tenaga sukarelawaan pada saat itu.

Keinginan kuat menjadi PNS membuatnya tidak diam diri. Ia berusaha semaksimla mungkin dan puncaknya pada tahun 2001 ketika masa kepemimpinan Presiden Megawati cita-cita terkabul.

Kisahnya bermula ketika ia pergi ke ibu kota. Tujuannya hanya satu ke Jalan Teuku Umar No 27A Meteng Jakarta, disanalah tempat tinggal Megawati.

Konon cerita untuk sebelum berangkat ke Jakarta Oban puasa selama seminggu dan terus berdoa kepada Allah agar keigininan menjadi PNS terkabul.

Singkat cerita ia sampai ke Jakarta dan anehnya ia bisa bertemu langsung dengan Presiden Megawati yang pada saat ia temui tengah melihat-lihat bunga di belakang rumahnya (menurut cerita yang beredar).

Pada saat bertemu Oban bercerita bahwa dirinya adalah Sukwan di Kabupaten Kuningan dan ingin diangkat menjadi PNS. Tanpa, banyak cerita presiden pun memberikan memo untuk disampaikan kepada bupati.

Proses ia bisa melawati paspampres dan menyakinkan mereka menjadi pertanyaan besar karena penjagaan orang nomor satu sangat ketat. Tapi Oban bisa bertemu dan mendapatkan memo langsung dari presiden.  

Untuk hal ini Oban tidak mau bercerita banyak. Namun, ia hanya bercerita ada upaya keras dan tentu dengan berkat bantuan Allah SWT.

“Intinya saya punya cita-cita mulya menjadi PNS tentu harus kerja keras dan saya melakukan hal itu. Dan Allhamdulullah semua terwujud,” tandasnya, Jumat (25/1/2019).

Usai mendapatkan memo ia pun mendatangi Bupati Kuningan H Aang Hamid Suganda. Tentu bupati kaget bukan kepalang ada memo.

Kebetulan pada saat itu ada pengangatkan PNS dari sukwan dan Oban memenuhhi persyaratan karena sudah sukwan sangat lama dari tahun 1993.

Setelah menjadi PNS, pada tahun 2015 Oban dilantik menjadi Kepala Desa . Dan hidupnya berubah 180 derajat karena kini ia mejadi sosok kades yang mengayomi warga.

Ia ingin memajukan desanya menjadi desa unggulan di Kuningan. Dan saat ini keinginanya mulai terwujud.

Seperti hal dalam kehidupan, Oban juga pernah ada berada dalam masa ‘kegegelapan’. Namun, tekad dan dorongan dari semua pihak dan tentu keinginan kuat dia membuatnya menjadi kades yang bertanggungjawab.(agus ‘sagi’ mustawan)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com