Hikmah Ramadhan, Bisa Bertemu Orang Tua Setelah 11 Tahun Terpisah

KUNINGAN (MASS)- Bulan Ramadhan tahun 2019 merupakan bulan puasa yang tidak akan dilupakan oleh Heri Juhari SPd. Sebab, ia menemukan bapaknya yang sudah terpisah 11 tahun.

Pria yang merupakan Sekertaris PASI Kuningan itu bisa bertemu dengan bapaknya di kawasan Gunung Salak Kabupaten  Bogor satu hari  menjelang bulan puasa. Selama 11 tahun pria yang diakrab dipanggil Bejo itu mencari kesana kemari bapaknya itu, hingga pada suatu hari itu putus asa karena tak kunjung juga bertemu.

Meski begitu dalam setiap salat ia selalu berdoa kepada Allah agar bisa bertemu dengan ayahnya itu. Ia merasa rindu dan juga khawatir dimana berada. Begitu juga dengan ibunya dan adiknya.

Pada Jumat (3/5/201) malam  disaat itu ia tertidur bermimpi tidur bersama dengan bapaknya. Pada saat itu, posisi bapaknya tengah membelakangi dan Heri pun membalikan badannya. Namun, ia  melihat bapaknya seperti tengah melepaskan maut.

“Saya  ngigo teriak-teriak dalam tidur saya. Dan pas saya di bangunkan oleh istri, justru saya ga sadar malah nangis dan teriak-teriak serasa mimpi itu nyata. Akhirnya adiknya bapak nyamper dan sampai siang dia cari info dulu terakhir kerjanya dimana,sama siapa, dan akhirnya mendapat petunjuk sebuah wilayah di Bogor,” ujar heri membuka kisahnya kepada kuninganmass.com, Minggu pentang.

Singkat cerita Heri pun mencari dan akhirnya ia bisa bertemu dengan bapaknya melalui bantuan dari berbagai pihak. Begitu bertemu, Heri pun langsung memeluk bapaknya.  Isyak tangis pecah dalam pertemuan yang tidak terduga.

Mereka larut dalam rasa bahagia karena tidak bertemu selama 11 tahun. Heri pun langsung sujud syukur karena perjuangan siang malam ingin  bertemu bapak bisa terwujud.

“Ini bagai mimpi. Benar-benar hikmah bulan Ramadhan Ya Allah! Terimakasih hambamu ini bisa dipertemukan dengan bapak.  Jujur selama 11 tahun saya terlihat baik padahal hati menderita karena ini bertemu bapak,” ujar Heri yang dulu tinggal sama ayahnya di Desa Cikeleng Kecamatan Japara.

Ia mengaku, sering ke Bogor kalau ada kegiatan.  Bahkan terakhir menjadi panitia Peparda tidur di Hotel Izi Jalan Pajajaran Baranangsiang Bogor. Dari tempat  itu cuman sekitar 20 menit-an. Namun, karena semua sudah diatur maka baru bisa bertemu.

Heri bercerita kisah ia berpisah dengan bapaknya yang bernama Rosadi pada tahun  2008.

Pada saat itu  bapaknya menjadi buruh bangunan.  Pada saat yang lain pulang, justru bapaknya tidak pulang-pulang.

“Dari saat itulah dicari-cari tidak pulang dan baru bertemu 2019. Kisah saya ini mirip FTV. Saya berharap yang mengalami kisah hidup seperti ini jangan lelah terus mencari. Allah akan memberikan jalan kepada kita,” pungasnya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com