Inspirasi Dari Pedagang yang Gratiskan Barang Jualan Setiap Jumat

KUNINGAN (MASS)- Disela kegiatan Jum’at Bersih (jumsih), Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan Hj Ika Acep Purnama memang dikenal sebagai pribadi yang bermasyarakat.

Ika tidak segan menyapa seluruh komponen masyarakat, mulai dari pedagang, pengamen, juru parkir, hingga tukang ojek. Tujuannya untuk mengajak dan mensosialisasikan jumsih yang sudah lama rutin dilaksanakan setiap hari Jum’at.

Ketika melaksanakan Jumsih di sepanjang Jalan Otista pada Jum’at (11/01/2019). Ika berniat beristirahat sejenak di depan rumah warga yang kebetulan di depan rumah nya tersebut berjualan sorabi.

Disela-sela obrolan, Ika menghimbau kepada penjual sorabi untuk senantiasa menjaga kebersihan. Sebab, dengan bersih maka lingkungan akan terlihat bersih.

Penjual sorabi tampak terlihat roman bahagia, lapak dagangannya dikunjungi oleh Istri Bupati Kuningan. Ia mengaku salut dan bangga kepada Ibu Bupati Kuningan yang mau turun langsung ke jalan membersihkan sampah, tanpa menghiraukan rasa jiji dan kotor yang di akibatkan dari sampah.

“Hebat Ibu Bupati Kuningan mah, tidak pilih-pilih menyapa masyarakat kecil seperti saya. Bangga Ibu Bupati mau sudi menyapu sampah yang berserakan di jalan. Padahal biasanya yang lain mah enggan melakukan hal itu,” ujarnya.

Sepanjang obrolan ada yang membuat Ika cukup kaget, yakni penjual sorabi tersebut menjelaskan bahwa setiap hari jum’at sorabi nya itu di gratiskan untuk seluruh masyarakat kuningan.  

Penjual sorabi tersebut diketahui bernama Kaminah (55). Ibu yang memiliki lima putra ini menjelaskan kepada Ika, sudah berjualan sorabi selama tiga tahun.

Kaminah yang setiap hari berjualan mulai pukul lima hinggal pukul delapan pagi, mengaku sudah tiga bulan menggratiskan dagangannya setiap hari Jum’at kepada seluruh masyarakat kuningan.

“Ini saya lakukan agar rezeki keluarga kami bertambah. Semoga dengan memilih hari jum’at untuk menggratiskan dagangannya, akan mendapatkan keberkahan dari Allah. Serta penghasilan di hari lainnya akan bertambah,”papar Kaminah kepada Ika.

Mendengar cerita tersebut, Ika mengaku terharu dan bangga kepada sosok Kaminah. Walapun penghasilan yang didapat dari berjualan sorabi tidak terlalu besar, Ibu Kaminah mempunyai jiwa sosial yang sangat tinggi. Dan ini tentu menjadikan pelajaran untuk kita semua.

“Mudah-mudahan masyarakat bisa lebih peka lagi. Ibu Kaminah saja bisa melakukan hal seperti itu, kenapa kita tidak bisa. Semoga sosok Kaminah bisa jadi inspirasi bagi kita semua,”harap Ika. (agus).

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com