Gara-gara Android dan Teroris, Remaja Bunigeulis Lakukan Ini

CIGANDAMEKAR (MASS) – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Desa Bunigeulis Kecamatan Cigandamekar menyelenggarakan pesantren kilat. Kegiatan yang digagas para remaja masjid ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat desa setempat. Terbukti, pesertanya membludak hingga mencapai ratusan anak usia TK sampai SMP.

Sanlat tersebut diselenggarakan sejak 28 Mei sampai 9 Juni. Kegiatan ini berisi pembelajaran Al-quran dan tajwid, pembelajaran bahasa arab serta hafalan Al-quran. Ada pula pembagian takjil, praktek ibadah sehari-hari dan juga penguatan aqidah yang bertujuan penangkalan terorisme sejak usia dini.

Ketua Irmas Asep Yasir Fauzi menyampaikan kegiatan ini adalah upaya penguatan aqidah serta fiqih kepada anak-anak yang mulai melupakan kegiatan keagamaan karena maraknya android dikalangan anak-anak.

“Disamping itu juga kegiatan ini untuk menguatkan keimanan serta keislaman anak-anak yang bisa saja rentan paham-paham yang tidak sesuai dengan ahlu sunnah waljamaah makanya ada materi penangkalan teroris kepada anak-anak,” jelas Asep Minggu (3/6/2018).

Salah satu pengurus Irmas Desa Bunigeulis, Ridwan Maulani bersyukur kegiatannya mendapat dukungan dari pemerintah desa. Ini dibuktikan dengan adanya bantuan dana yang diberikan Pemdes Bunigeulis kepada pengurus Irmas.

“InsyaAllah menjelang lebaran juga kita akan mengadakan takbir keliling. Adapun peserta terbaik sanlat akan mendapatkan sertifikat,” pungkas pemuda kreatif yang memiliki usaha ‘Ridwan Cell’ ini. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com